Warisan Rijkaard Yang Membuat Tugas Guardiola Lancar


Warisan Rijkaard Yang Membuat Tugas Guardiola Lancar

Warisan Rijkaard Yang Membuat Tugas Guardiola Lancar

Pep Guardiola bisa dianggap sebagai salah satu pelatih yang cukup sukses di Barcelona. Ada alasan mengapa semua tugas Guardiola bisa sangat lancar saat menangani Barca. Salah satunya adalah dirinya mewarisi skuad dari Rijkaard yang sudah matang. Jadi tugas Guardiola hanya menambah kekurangan yang ada pada skuad tersebut. Dan hasilnya sudah bisa kita lihat selama ini. Dimana skuad Barcelona di bawah Pep Guardiola begitu tangguh dan sulit sekali untuk dikalahkan.

Sebenarnya sebelum diangkat menjadi pelatih utama, Guardiola adalah pelatih dari tim Barcelona B. Saat melatih disini, Guardiola sudah menunjukan kemampuannya meramu strategi. Bahkan Blaugrana tim B saat itu mengalami perkembangan yang cukup pesat. Selain itu banyak juga pemain di bawah asuhan dari sang pelatih yang merangkak naik ke tim utama. Tentunya hal ini membuat pihak manajemen senang dan memikirkan nasib Guardiola di masa depan.

Selama bersama dengan Blaugrana, Guardiola kurang lebih mempersembahkan 14 trofi. Dan bisa dibilang karir dari sang pelatih ini dimulai dari tahun 2008 sampai tahun 2016. Pada tahun 2009, Guardiola juga membuat sebuah pencapaian yang fantastis. Saat ini dirinya berhasil membawa Barca meraih 6 trofi sekaligus dalam satu tahun. Biasanya pencapaian ini lebih dikenal dengan sebutan sixtuple. Pencapaian ini tentunya kemungkinan menjadi yang pertama dalam karir Guardiola dan juga dalam sejarah di Barcelona.

Kritik dari Mantan Rekannya 

Walaupun pencapaian Guardiola terbilang sangat sukses, namun memang masih ada yang mengkritiknya. Hal ini disampaikan oleh  Hristo Stoichkov, yang pernah bermain di Barcelona bersama Guardiola saat masih menjadi pemain. Dia merasa jika semua kesuksesan dari Guardiola, tidak terlepas dari hasil kerja keras dari Rijkaard.

Guardiola memang pelatih yang cukup bagus untuk masa sekarang ini. Dia berhasil membawa Barcelona meraih kesuksesan yang lebih baik dari masa lalu. Namun dia menjalani karir di Barcelona cukup mudah. Skuad warisan dari Rijkaard sudah cukup sempurna, dan Guardiola hanya perlu melakukan sedikit perubahan,” ujar Hristo Stoichkov ke Mirror.

Ajang Pembuktian

Para pemain yang bersinar di bawah Pep, semuanya juga hasil buah tangan dari Rijkaard. Jadi bisa dibilang Guardiola hanya meneruskan warisan yang ada di buku. Dan mengikuti semua yang sudah ada di sana. Mungkin di City ini adalah ajang pembuktian sesungguhnya dari Guardiola.”

Saat ini Guardiola menjadi pelatih dari Manchester City. Di Premier League, City memang sudah mendominasi. Namun ketika berbicara tentang Liga Champions, City sepertinya masih belum bisa disejajarkan dengan klub-klub lainnya.

Previous Ancaman Gangguan Mental Pemain Liga Inggris

Next Simeone Memang Paling Cocok Untuk Atletico Madrid

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *