Uruguay Tak Mau Copot Empat Bintang di Atas Logo

0
55

Federasi sepak bola Uruguay (AUF) tak mau menuruti perintah FIFA perihal pencopotan empat bintang di atas logo mereka.

Gaston Tealdi, Wakil Presiden AUF tetap tak mau mencopot dua bintang karena timnas Uruguay sudah juara dunia empat kali.

Sudah bertahun-tahun empat bintang bertengger di atas logo AUF dan jersey Uruguay. Selain juara Piala Dunia 1930 dan 1950, Uruguay juara Olimpiade 1924 dan 1928 yang digelar sebelum Piala Dunia 1930 diadakan.

“FIFA selalu mengakui, bahkan secara terbuka, bahwa Uruguay memiliki 4 gelar juara Piala Dunia karena laga pada Olimpiade 1924 dan 1928 diselenggarakan oleh FIFA. Baru pada 1930 mereka memutuskan untuk menggelar turnamen secara mandiri,” urai Gaston Tealdi seperti dikutip dari Swiss Info.

Direktur Kompetisi AUF, Jorge Casales juga angkat bicara. Ia akan menggunakan semua argumennya untuk menolak perintah FIFA.

“Untuk saat ini, kami berurusan logistik memodifikasi jersi untuk jersi pada Kualifikasi (Piala Dunia),” kata dia seperti dikutip Diario Ole. “Uruguay sudah 4 kali juara dunia!”

Perdebatan soal jumlah bintang di atas logo AUF muncul setelah FIFA mencoba meluruskan sejarah.

Mereka ingin jumlah bintang di atas logo federasi atau timnas yang terpampang di jersey hanya berdasarkan jumlah gelar yang diraih pada gelaran Piala Dunia, yakni sejak 1930.

FIFA pada pekan ini memanggil pihak Puma sebagai penyedia jersi bagi timnas Uruguay. Dalam pertemuan tersebut, mereka meminta Puma melakukan modifikasi terhadap jumlah bintang di atas logo AUF. Pada kesempatan itu pula FIFA menegaskan, La Celeste baru 2 kali juara, bukan 4 kali.

Uruguay memang baru dua kali juara, jika menghitung dari Piala Dunia pertama tahun 1930. Gelar pertama diraih di kandang sendiri pada 1930 usai menang 4-2 atas Argentina.

Lalu yang kedua adalah tahun 1950 melawan Brasil. Menariknya, Uruguay juara di Stadion Maracana, stadion keramat milik Brasil.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini