UEFA Nations League Dikecam Habis oleh Courtois

0
48

Kiper andalan Belgia, Thibaut Courtois secara terang-terangan mengkritik UEFA setelah tampil di laga perebutan tempat ketiga UEFA Nations League.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Allianz, Turin, Minggu (10/10) malam WIB. The Red Devils kalah 1-2 dari tuan rumah Italia.

Ia merasa sudah terlalu banyak UEFA membuat kejuaraan. Tapi itu memang membuat keuntungan bagi UEFA. Salah satunya bayaran dari hak siar melimpah. Sebagai pemain, tentu saja mereka ingin tampil. “Namun lihatlah seberapa banyak kedua tim berubah,” kata Courtois, dikutip dari ESPN.

Kiper asal Real Madrid ini merasa mereka terlalu banyak bermain dalam semusim. AKibatnya korban mulai berjatuhan seperti pemain yang cedera.

Belgia mendapat kerugian dengan cederanya Romelu Lukaku dan Eden Hazard. Baik Lukaku maupun Hazard bermasalah dengan otot.

“Pada November tahun depan kami memiliki Piala Dunia. Pada Juni, setelah musim yang panjang, Anda harus bermain empat pertandingan di UEFA Nations League,” ujar Courtois.

Courtois juga menyinggung keputusan UEFA yang menentang Liga Super Eropa. Pada saat yang sama UEFA melakukan hal serupa, yakni membuat berbagai ajang tambahan.

Di level timnas, ada UEFA Nations League. Kemudian di level klub, ada Liga Konferensi. “Mereka marah dengan tim yang menginginkan liga super, tetapi mereka tidak peduli dengan para pemain. Mereka hanya memikirkan kantong mereka,” tutur Courtois.

Baginya, UEFA membuat pemain banya cedera. Semakin banyak pertandingan maka waktu istirahat akan semakin sedikit. Secara tersirat, Courtois menyatakan pemain sepak bola bukanlah robot.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini