Tips untuk Tetap Fit Selama Puasa Ramadan


Tips untuk Tetap Fit Selama Puasa Ramadan
Free Press Journal

Tips untuk Tetap Fit Selama Puasa Ramadan

Ramadan, bulan suci untuk agama Islam dengan berpuasa, beribadah, tafakur, dan bersedekah, sudah dimulai. Layaknya Muslim di seluruh dunia, para pendukung, staf, dan pemain Crystal Palace pun tidak terkecuali.

Tidak ada makanan atau minuman yang dikonsumsi dimulai terbitnya fajar hingga matahari terbenam untuk berpuasa. Berpuasa selama Ramadan adalah hal yang cukup sulit, terlebih bagi para pesepak bola profesional. Dan, saat ini, dengan pandemi COVID-19 memberi dampak kepada negara-negara di seluruh dunia, mereka yang melaksanakan puasa menghadapi tantangan yang unik.

Dokter Zafar Iqball, Kepala Kesehatan Keolahragaan Crystal Palace, berbicara kepada para fans tentang bagaimana bisa tetap sehat selama Ramadan dan memberikan pendapat tentang bagaimana kehidupan pemain sepak bola di Premier League yang melaksanakan puasa.

Ramadan pada tahun ini jatuh di antara bulan April dan Mei, yang biasanya menentukan hasil akhir musim untuk pendukung dan pemain Palace. Dengan pandemi COVID-19 menyebabkan masalah di dunia, kami harus mempertimbangkan kebaikan bersama dan menerapkan panduan kesehatan sebagaimana mestinya.

Ajaibnya, ada beberapa bukti bahwa rutinitas aktivitas fisik dapat meningkatkan respons imun dan mengurangi insiden infeksi virus dan bakteri.

Di sisi lain, menjaga kesehatan fisik selama Ramadan memerlukan pemikiran dan perencanaan tambahan.

Berpuasa sulit karena tubuh harus menyesuaikan diri dengan tidak mengonsumsi makanan dan minuman sebelum matahari terbit dan setelah terbenam. Dehidrasi adalah satu penyebab paling biasa dari kelelahan, dan itu menyebabkan banyak fungsi organ menurun.

Ketika Anda tidak mendapatkan energi normal dan cepat dari makanan yang biasanya dikonsumsi selama siang hari, maka tubuh Anda harus mengandalkan energi yang ditabung dan menyesuaikan dengan bagaimana menggunakannya.

Saya merekomendasikan berolahraga pada saat Anda merasa paling mungkin untuk tidak kehilangan kebugaran dan kendali, dengan waktu terbaik adalah sekitar tengah malam. Dengan menunggu beberapa jam setelah makan membuat tubuh mencerna makanan, membersihkan perut, dan aliran darah langsung ke otot yang berlatih.

Anda akan memiliki waktu pada tengah malam untuk menyerap cukup cairan dan glukosa untuk mengisi kembali cadangan glikogen otot setelah berolahraga.

Jika Anda ingin tahu apa yang harus dikonsumsi selama Ramadan, saya merekomendasikan diet berikut ini:

Saat buka puasa:

  • Pelepas karbohidrat yang cepat dalam jumlah yang kecil, seperti kurma, buah, smoothies, dan pasta
  • Minuman protein kedelai akan membantu regenerasi dan pemulihan otot
  • Cobalah untuk menghindari makan besar pada titik ini, atau tubuh Anda akan memasuki ‘mode penyimpanan’

Berpuasa menghadirkan sebuah tantangan untuk tubuh Anda, namun beberapa riset mengungkapkan bahwa itu bisa memberikan beberapa keuntungan sebagai berikut:

  • Menurunkan berat badan
  • Memperbaiki kendali gula darah
  • Memperbaiki level kolesterol
  • Mengurangi peradangan dalam tubuh, berujung kepada pengurangan faktor risiko diabetes dan penyakit kardiovaskular

Siapa pun yang sudah atau sedang mengalami masalah kesehatan selama berpuasa harusnya mencari nasihat medis yang tepat sebelum memulai perubahan apa pun dalam gaya hidup Anda.

Cara atlet-atlet profesional menghadapi puasa

Di Crystal Palace, kami berbicara kepada para pemain yang berpuasa secara individu dan mencoba untuk mengikuti panduan dalam hal pola makan dan juga kapan waktu terbaik untuk berlatih.

Karena para pemain biasanya berlatih pada pagi hari, maka itu menjadi sulit untuk merencanakan jadwal berlatih mereka. Mereka tidak bisa menggantikan energi simpanan, pemulihan bantuan, atau menghidrasi kembali selama delapan hingga sembilan jam kemudian selama berpuasa.

Pelatih kami memiliki banyak pengalaman dan familiar dengan berpuasa, namun dia tidak harus melakukannya pada tahun ini. Untuk para pemain yang sedang berpuasa – sekarang Jordan Ayew, Cheikhou Kouyate, dan Mamadou Sakho – kami akan mencoba untuk menjaga keadaan semudah mungkin.

Semua pemain telah diberikan program kesehatan dan pencegahan cedera, dan mereka yang berpuasa telah mendapatkan instruksi mendetail mengenai kapan dan bagaimana untuk berlatih.

Pesepak bola menghadapi tantangan luar biasa untuk menjaga performa standar selama berpuasa karena mereka berusaha mendorong diri hingga ke batasnya.

Selama 90 menit berlaga di lapangan, studi menunjukkan bahwa 2 persen kehilangan berat badan berupa cairan, yang setara dengan dua liter kehilangan cairan melalui keringat, akan terjadi, berujung kepada pengurangan kualitas fisik sejumlah 20 persen sebagai hasilnya.

Para pemain biasanya mengonsumsi makanan dan minuman pemulihan setelah berlatih atau permainan untuk membantu mereka merehidrasi, mengganti energi cadangan, dan membantu otot untuk pulih dan memperbaiki diri, yang ditunda hingga mereka bisa berbuka puasa setelah matahari terbenam.

Meskipun berpuasa memang sulit, beberapa pemain yang pernah berinteraksi dengan saya mengatakan bahwa itu membantu mereka untuk menjadi lebih fokus dan lebih sehat secara mental karena mereka menyadari bahwa mereka akan bisa makan dan minum lagi pada waktu spesifik.

Beberapa pemain yang pernah bekerja sama dengan saya dengan latihan selama bepuasa, namun tidak saat pertandingan, dan kemudian menebusnya pada hari berikutnya.

Para fisioterapi, psikolog keolahragaan, pelatih kekuatan dan pengkondisian, serta ahli gizi menyediakan sebuah panduan harian dan kabar terbaru kepada seluruh atlet, apakah mereka akan berpuasa atau tidak. Kami mencoba untuk bercakap lebih sering dengan mereka yang berpuasa untuk melihat bagaimana kami bisa membantu mereka lebih baik selama Ramadan.

COVID-19 merupakan tantangan unik

Pandemi yang sedang ada saat ini tidak diragukan lagi telah menciptakan isu baru, seperti menyulitkan orang-orang untuk tetap aktif secara fisik dan menyebabkan mereka mengonsumsi lebih banyak makanan tidak sehat selama berada di rumah.

Ini bisa berujung kepada peningkatan berat badan juga kehilangan massa otot dan kebugaran. Sangatlah penting untuk melaksanakan aktivitas fisik harian dan menjaga diet yang sehat. Itu jauh lebih mudah dengan mengurangi jumlah kalori yang Anda konsumsi ketimbang meningkatkan aktivitas fisik ketika Anda bisa membakar lebih banyak kalori atau lemak tubuh.

Satu isu untuk orang-orang yang berpuasa adalah mereka makanan manis atau karbohidrat putih (seperti keripik atau nasi putih) tepat setelah beruka puasa. Jika makanan-makanan ini tidak digunakan segera, maka mereka akan diproses menjadi lemak. Sangatlah penting untuk tidak membalikkan manfaat puasa dengan memanjakan diri ketika Anda memiliki kesempatan untuk makan dan minum.

Siapa pun yang sedang sakit atau berisiko terkena sakit tidak harus berpuasa. Ini memang benar selama pandemi COVID-19, ketika sumber daya NHS sudah berkurang. Orang-orang harusnya tidak membuat dirinya atau orang lain berada dalam risiko terinfeksi atau mencari nasihat medis atau pergi ke rumah sakit.

Lebaran, yang menandai akhir Ramadan, adalah sebuah hari raya yang biasanya dirayakan bersama keluarga dan teman. Ini adalah saat-saat yang sulit bagi semuanya, namun sudah jelas bahwa demi tetap sehat dan mengurangi penyebaran COVID-19, semua orang harus mematuhi pemerintah dan nasihat serta panduan Kesehatan Publik, dan juga tetap menjaga jarak serta mengisolasi mandiri jika memungkinkan.

Dengan menggunakan fitur berbelanja online dan memanfaatkan jaringan, orang bisa tetap merayakan dengan nyaman di rumah mereka masing-masing. Nyatanya, orang tua saya lebih sering berjumpa dengan saya dan keluarga melalui telepon video online selama 20 tahun terakhir ketimbang yang mereka miliki dalam periode waktu yang sama.

Untuk semua orang yang merayakan, Ramadan Mubarak. Dan untuk semua orang, seluruh kepercayaan atau tidak, tolonglah tetap aman dan tetap di rumah.

Previous VIDEO: Paris Saint-Germain vs Lens 2-1

Next RANS Cilegon FC Menyerah dari Persita Tangerang 0-2

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *