Seandainya Coutinho Tak Hengkang dari Liverpool


Seandainya Coutinho Tak Hengkang dari Liverpool

Seandainya Coutinho Tak Hengkang dari Liverpool

Banyak yang meyakini jika Philippe Coutinho salah tinggalkan Liverpool. Pasalnya sejak hengkang dan gabung Barca, di masih bermain di bawah performa terbaiknya. Bahkan sekarang dia juga dipinjamkan ke Munchen. Keputusan Barca ini memang membuat Coutinho semakin terpuruk.

Saat masih bermain bagus di The Reds, pemain asal Brasil itu memutuskan hengkang. Dia menerima pinangan Barca dengan iming-iming gelar juara dan gaji tinggi. Untuk Liverpool sendiri mereka mendapatkan untung yang cukup besar. Ini terjadi karena Coutinho ditebus dengan dana sebesar 160 juta euro oleh Barcelona.

Tak Memberikan Kontribusi yang maksimal

Meski memang merasakan gelar juara La Liga serta Copa del rey, tapi Coutinho tidak banyak berkontribusi. Saat masih di Barca dia hanya bermain sebanyak 76 kali saja. Dan itu lebih sering di mainkan dari bangku cadangan. Dan dari 76 laga itu, mantan pemain Inter ini mencetak 21 gol.

Dengan harga yang ditebus begitu besar, wajar jika Barcelona kecewa. Mereka tidak mengharapkan jika Coutinho tampil di bawah performa terbaiknya. Padahal dalam rentan waktu itu, Barca juga sudah bergonta-ganti pelatih. Namun kenyataannya, Coutinho tetap bermain buruk.

Karena situasi yang tak kunjung membaik, Barcelona memutuskan meminjamkan Coutinho ke Munchen. Di klub asal jerman itu, pemain ini juga masih sama saja. Dia kesulitan untuk menembus tim utama. Sampai saat ini, mantan pemain Liverpool ini hanya bermain sebanyak 32 kali dan mencetak gol 9 saja.

Keputusan Coutinho Salah?

Jika begini apa yang salah? Benarkah keputusan meninggalkan Liverpool merupakan kesalahan? Banyak yang berpendapat demikian. Mereka menilai jika Coutinho kurang sabar menunggu momen. Jika dia sedikit sabar, kemungkinan nasib pemain timnas Brasil itu berbeda.

Kita lihat Liverpool sekarang ini, mereka sedang berada dalam masa puncaknya. Sungguh berbanding terbalik dengan situasi yang dialami oleh Coutinho. Bahkan dalam musim kemarin Liverpool berhasil meraih gelar Liga Champions. Selanjutnya mereka juga menyabet gelar Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub.

Musim ini pun juga menampilkan Liverpool yang semakin baik. Saat ini mereka hampir meraih gelar Liga Inggris yang sudah lama dinantikan. Dan kabar baiknya, Liverpool melaju kencang di peringkat pertama. Poin mereka terpaut jauh dari peringkat kedua. Sungguh performa yang menakjubkan.

Dengan performa mantan timnya yang begitu, pantas jika Coutinho menyesal. Tapi jika merasa demikian itu tidak ada gunanya. Lebih baik di memperbaiki performa bermainnya dan mengejar pencapaian yang lebih tinggi.

Previous Berbatov Sarankan Pogba Bertahan Saja

Next Bantuan Tim Premier League Ketika Pandemi Coronavirus

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *