Raheem Sterling Utarakan Kenapa Takut Bertanding Lagi


Raheem Sterling Utarakan Kenapa Takut Bertanding Lagi

Raheem Sterling Utarakan Kenapa Takut Bertanding Lagi

Raheem Sterling mengaku belum dapat memberanikan diri setelah mendengar Liga Inggris akan kembali dilanjutkan dan utarakan alasannya.

Seolah berlawanan dengan keinginannya bulan lalu, yang menyatakan ambisinya untuk mencetak sebanyak mungkin gol untuk klub Liga Inggris Manchester City, kini sang bintang bola malah ketakutan untuk bertanding lagi.

Ia mengaku akan mulai merumput lagi jika kondisinya sudah benar-benar aman dari ancaman tertular virus corona. Ia belum berani turun dalam pertandingan sebab dirinya dan sahabat dekatnya telah kehilangan beberapa anggota keluarga yang meninggal akibat sang virus jahanam.

Sterling meminta semua pihak baik pemerintah dan para pejabat Liga Inggris untuk lebih bijak lagi dalam mengambil keputusan. Keselamatan para pemain dan staf kepelatihan menjadi taruhannya jika mereka masih nekat ingin meneruskan musim yang tertunda.

Raheem Sterling khawatir akan tertular virus corona saat bertanding nanti

Ia yakin semua ingin segera betanding lagi, namun semua pihak harus sadar jika masa pandemi virus corona belum hilang sepenuhnya. Laga Liga Inggris ini kembali digelar bukan hanya karena masalah demi kelanjutan dunia sepak bola saja, namun demi keselamatan semua yang ada di dalamnya juga.

Apa yang Raheem Sterling sampaikan senada dengan yang sudah pernah disampaikan oleh Sergio Aguero. Bukan hanya Sterling dan Aguero saja yang masih belum berani betanding, banyak pemain dari klub lainnya juga tengah merasa ketakutan akan tertular jika nantinya musim tetap dipaksakan bergulir kembali.

Jika tetap dilanjutkan, Sterling dan Aguero meminta waktunya jangan secepat ini. Mereka khawatir akan cedera dan berharap ada waktu yang cukup minimal 3 pekan untuk siap turun ke lapangan lagi.

Rencana gelaran laga Liga Inggris berlanjut mulai 12 Juni 2020

Kompetisi Liga Inggris yang sudah dua bulan terhenti karena pandemi virus Corona, direncanakan akan kembali digulirkan mulai 12 Juni 2020. Namun rencana tersebut sama masih jauh dari sempurna. Masih bayak persoalan yang mengganjal bagi klub dan pemain.

Namun mereka sudah meyiapkan beberapa alternative sebagai antisipasi keaman para pemainnya.

Salah satu alternatif yang muncul untuk kelanjutan Liga Inggris adalah pertandingan digelar tanpa penonton di tempat netral. Artinya seluruh tim akan kehilangan posisi dan keuntungannya sebagai tuan rumah.

Namun, banyak klub yang menentang rencana ini. Kepala eksekutif Brighton, Paul Barber, misalnya menyebut ide itu bertentangan dengan kepentingan integritas olahraga.

Ada lagi prinsip jaga jarak yang masih bisa dijaga. Tapi ketika latihan kelompok dimulai, juga ketika pertandingan dijalani, aspek jaga jarak sosial ini menjadi pertanyaan besar. Panduan rinci soal ini dinantikan klub.

Previous Alternatif Lampard Jika N’Golo Kante Tinggalkan Chelsea

Next Arsenal Digoda Istri Icardi Dengan Taktik Akal Bulus

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *