Potensi Barter Pemain di Bursa Musim Panas (Part 1)


Potensi Barter Pemain di Bursa Musim Panas (Part 1)

Potensi Barter Pemain di Bursa Musim Panas (Part 1)

Musim kompetisi 2019-2020 memang sudah selesai. Saat ini beberapa tim Eropa memang akan berkompetisi kembali. Tetapi dalam ajang bursa transfer pemain.

Setidaknya berusaha akan dibuka pada 27 juli 2020 dan akan usai pada 5 Oktober 2020. Pada periode ini pastinya akan terdapat banyak sekali kejutan. Apalagi kalau bukan tentang pemain bintang yang hijrah ke tim lain atau sebaliknya.

Karena di masa pandemi tentu saja keuangan setiap tim akan tidak leluasa biasanya. Kebanyakan sebuah tim sepak bola akan mengambil jalur barter atau pertukaran pemain. Langkah ini dinilai sangatlah bisa menekan angka biaya sebuah tim di dalam mendapatkan pemain baru.

Terdapat banyak sekali indikasi sebuah tim yang akan melakukan jalur ini demi memperoleh tambahan tenaga untuk menyongsong musim depan. Berikut ini merupakan sederetan isu barter pemain yang sudah didengar oleh awak media.

Philippe Coutinho dengan Matteo Guendouzi

Tim Liga Inggris Arsenal menginginkan jasa Philippe Coutinho. Pemain yang tidak terpakai di Barcelona tersebut ingin dihadirkan untuk memperkuat lini serang mereka pada musim depan.

Apalagi situasi dari pemain Brazil tersebut memang tidak menentu. Meski sempat dipinjamkan ke Bayern Munchen dan ada opsi permanen, tetapi pihak tim keberatan dengan harga jualnya yang sangat tinggi.

Muncullah Barcelona yang menginginkan salah satu pemain Arsenal, Matteo Guendouzi. Mereka juga ingin mendapatkan jasa pemain bintang Prancis tersebut pada musim depan.

Ada kemungkinan jika kedua pihak bisa bertemu dan saling bernegosiasi, akan terjadi barter pemain. Keduanya memang memiliki kemampuan yang dibutuhkan dua tim besar tersebut.

Kepa Arrizabalaga dengan Jan Oblak

Chelsea menargetkan kiper baru pada musim depan. Rencananya mereka akan menggelar pembicaraan dengan Atletico Madrid untuk mendapatkan jasa Jan Oblak.

Sang kiper memang cukup menawan selama berseragam Atletico sejak musim kemarau. Penampilan inilah yang membuat pihak Chelsea ingin membenahi sektor penjaga gawang yang selama ini dipegang oleh Kepa arrizabalaga.

Selama kepemimpinan Frank Lampard, Kepa memang terus mendapatkan sorotan. Bahkan sang pelatih tidak menginginkannya pada musim depan serta sempat ingin menjualnya.

Karena harga jual Jan Oblak senilai 120 juta Poundsterling, tentu saja harga tersebut sangatlah mahal pada situasi saat ini. Untuk memberikan Atletico semakin melunak, kabarnya Chelsea akan menyodorkan Kepa dan tambahan uang untuk mendapatkan jasa tik kiper yang sudah mencatatkan 17 clean sheet pada musim ini.

Previous Potensi Barter Pemain di Bursa Musim Panas (Part 2)

Next Tindakan Tak Terpuji Pemain Bintang Sepakbola Dunia (2)

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *