PFA Dianggap Perkeruh Potong Gaji Pemain Liga Inggris


PFA Dianggap Perkeruh Potong Gaji Pemain Liga Inggris

PFA Dianggap Perkeruh Potong Gaji Pemain Liga Inggris

Masalah pemotongan gaji para pemain Liga Inggris di tengah pandemi virus corona masih berlangsung. Kali ini, Asosiasi Pemain Profesional Inggris (PFA) justru dituding memperkeruh suasana.

Niat PFA Baik

Awalnya, PFA, yang menaungi para pemain pro di Inggris, mengaku tak masalah jika upah para pemain Premier League dipangkas.

Selain mengurangi beban klub di tengah liburnya kompetisi, uang tersebut juga bisa disalurkan untuk membantu tenaga medis memerangi virus corona di negeri tersebut.

Hanya saja, PFA ingin pemotongan gaji itu disepakati bersama antara pemain dan klub. PFA juga ingin menjamin tak ada hak-hak pemain yang dilanggar akibat hal ini.

Tudingan dari Danny Mills

Namun eks pemain Timnas Inggris dan Manchester City, Danny Mills. justru menganggap PFA yang memperumit proses pemotongan gaji ini. Proses yang berjalan lambat membuat citra para pemain menjadi buruk.

“Kesepakatan ini (pemotongan gaji) bisa dilakukan. Masalahnya kan tidak serumit itu,” kata Mills, kepada Sky Sports.

“Kami maklum jika potensi pajak sebesar 200 juta Paun  dari gaji pemain sangat di butuhkan pemerintah . Hal ini tampaknya memang tak dipikirkan di awal, tapi masalahnya bisa diatasi.”

“Niat dari para pemain pun sudah ada. Mereka ingin membantu. Pemain-pemain Premier League bisa melakukannya, uang mereka banyak.”

“Masalahnya, kenapa butuh hampir tiga minggu untuk sampai ke titik ini, dan bahkan belum ada kesepakatan? Rasanya ada yang tak beres.

“PFA lambat bereaksi, komunikasi mereka tak bagus. PFA justru terlihat ingin menghalangi proses ini ketimbang memfasilitasi,” sambung pria yang kini aktif sebagai komentator itu.

Pro Kontra berbagai pihak

Proses pemangkasan gaji pemain Liga Inggris memang ramai dibahas. Pemerintah lewat Sekretaris Bidang Kesehatan Inggris, Matt Hancock, sampai terang-terangan meminta sumbangsih para pemain.

Hal ini menimbulkan pro kontra. Sejumlah pihak yang membela pemain pun bersuara, salah satunya Wayne Rooney.

Untuk berkontribusi memberikan donasi kepada tenaga medis bagi Rooney  tak ada yang harus di beratkan. Hanya saja bagi mantan pemain Manchester United itu merasa tekanan publik yang diarahkan ke pemain soal pemotongan gaji tidak tepat.

Previous Rivaldo : Hanya Neymar Yang Layak Dampingi Messi

Next Gelar Pesta Seks, Kyle Walker Meminta Maaf

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *