Perjalanan Thibaut Courtois Bersama Real Madrid


Perjalanan Thibaut Courtois Bersama Real Madrid

Perjalanan Thibaut Courtois Bersama Real Madrid

Perburuan Real Madrid untuk mendatangkan kiper baru dimulai ketika Zidane masih menjadi pelatih. Namun saat itu, semua rencana klub tak pernah disetujui oleh Zidane. Sang pelatih tetap ngotot menjadikan Keylor Navas menjadi kiper utama. Nah setelah Zidane hengkang pada 2017/2018 lalu, Madrid bergegas langsung mendatangkan kiper baru. Mereka berhasil mendapatkan Thibaut Courtois dari Chelsea.

Sebenarnya Thibaut Courtois bukan incaran utama dari Los Blancos. Mereka sebenarnya menginginkan kiper Manchester United, David de Gea. Sayangnya hal itu tidak bisa menjadi kenyataan, karena United tak melepaskan de Gea. Kemudian mereka terpaksa beralih beruan ke kiper The Blues, Thibaut Courtois. Transfer pun berjalan sangat lancar dan terkesan sangat cepat.

Terjadinya transfer ini memang sempat membuat terkejut banyak pihak. Mereka tidak menyangka jika El Real mengalihkan burunya dan langsung bisa tercapai. Padahal saat itu Courtois menjadi kiper andalan di Chelsea, dan hampir mustahil untuk pergi. Selain itu Chelsea juga tidak kekurangan uang, namun nyatanya Thibaut Courtois tetap berhasil didapatkan oleh Madrid. Banyak pihak mengira jika ini semua karena sang kiper sendiri. Courtois sepertinya memang ingin bermain dengan Madrid di Spanyol.

Tak Lansung Tokcer

Dengan status kiper terbaik Piala Dunia 2018, Courtois diyakini bakal mudah berada di Madrid. Namun kenyataan memang tak sejalan dengan angan-angan. Musim pertama dia di Bernabeu sangat kacau dan penuh dengan kritikan. Dia selalu dibandingkan dengan Keylor Navas yang memutuskan untuk hengkang karena kecewa dengan El Real. Padahal banyak pihak yang yakin kepergian Navas membuat Courtois bisa langsung menjadi kiper utama.

Courtois saat itu tampil seperti kiper yang baru bermain sepak bola saja. Di terlihat gugup beberapa pertandingan dan juga sering kali melakukan Blunder. Padahal jika dia sedikit lebih tenang, jelas kali bola itu akan mudah ditangkap. Selain itu dia juga sering kali salah antisipasi arah bola. Dan jika dibandingkan dengan dia di Chelsea, ini jelas sangat jauh berbeda.

Perubahan Yang Sangat Drastis

Dengan situasi yang demikian, banyak pengamat meyakini jika Courtois akan segera dibuang. Apalagi kedatangan Zidane lagi di Marid jelas membuat posisi sang kiper terancam. Namun itu tak terjadi, Courtois malah mendapat kepercayan yang begitu besar dari Zidane. Dia tetap dijadikan kiper utama saat Zidane kembali lagi melatih Los Blancos.

Dan musim ini semua kerja keras Courtois terbayar tuntas. Dia dapat mencatat 15 clean sheet. Selain itu dia juga hanya kebobolan 26 kali saja dari 32 laga musim ini. Oleh karena itu dia berhak menjadi salah satu nominasi kiper terbaik La Liga musim ini.

Previous Barca Incar Martinez, Suarez Malah Senang

Next Rencananya Bundesliga Akan Bergulir Bulan Mei Mendatang

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *