Newcastle Cemas, AS Roma Malah Manfaatkan Situasi


Newcastle Cemas, AS Roma Malah Manfaatkan Situasi

Newcastle Cemas, AS Roma Malah Manfaatkan Situasi

Newcastle tengah menunggu kepastian peralihan kepemilikan klub Liga Inggris itu yang tertahan, namun AS Roma mulai memanfaatkan situasi.

Sejak beberapa hari yang lalu Newcastle sudah dilanda kecemasan setelah klub Liga Inggris itu mendengar ada dokumen baru yang bisa ganjal peralihan kepemilikan klub. Saat situasi masih belum jelas, kubu AS Roma berusaha mengalihkan perhatian Mohammed bin Salman dari The Magpies.

Seperti dilaporkan The Mirror jika kubu Roma bahkan langsung menghubungi pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman. Mereka bermaksud menawarkan Pangeran Salman untuk mengambil alih klubnya daripada buntu ingin mendapatkan The Magpies.

Konsorsiun Amanda Staveley harus tetap bersabar menghadapi penundaan untuk bisa memiliki The Magpies dari Mike Ashley. Hal itu menarik perhatian kubu Roma yang ingin memanfaatkan situasi. Mereka memerintahkan Goldman Sachs untuk memuluskan rencana menggoda sang pangeran untuk berpaling dari kubu The Magpies.

Newcastle harus bersabar hadapi AS Roma

Kubu Roma mengaku sebenarnya tidak ingin membajak kesepakatan antara kedua belah pihak dan berharap kubu The Magpies bisa sukses dimiliki sang pangeran. Hanya jika memungkinkan saja mereka hanya ingin dimiliki konsorsium Arab Saudi itu juga.

Saat ini keluarga kerajaan Saudi tengah mencari peluang untuk terlibat lebih jauh di dunia sepak bola Eropa, termasuk Inggris dan Italia. Memang sudah sejak lama Pallotta ingin menjual Roma, satu klub top yang biasa bermain di kompetisi Eropa sesuai selera pangeran Mohammed bin Salman.

Antara Pangeran Salman dan Newcastle United terganjal fit and proper test

Mereka yakin jika pihak konsorsium Arab Saudi bakal menjadikan mereka alternatif terkuat untuk didapatkan saat kubu Arab Saudi diragukan lolos fit and proper test dalam mengambil alih The Magpies. Pihak BeIN Sports manfaatkan isu pembajakan hak siar yang masih eksis di Timur Tengah saat ini untuk menyerang The Magpies.

Petingginya, Yousef al-Obaidly, dikabarkan sudah menyurati Premier League. Ia meminta pembatalan akusisi tersebut karena Arab Saudi dituduh justru telah membajak siaran Liga Inggris.

PIF sendiri sudah menyerahkan dokumen yang diperlukan ke pihak Premier League sejak tiga minggu lalu. Namun, tudingan pembajakan membuat proses pembelian klub menjadi terhambat, yang semula direncanakan rampung pada akhir April.

Parlemen Inggris menyatakan sikapnya bahwa mereka tidak mau ikut campur, namun Perdana Menteri mereka ingin ada penyelidikan untuk kasus ini. Pihak pemerintah sangat mungkin menggagalkan proses peralihan tersebut jika nantinya ditemukan bukti yang memberatkan kubu Arab Saudi.

Kubu sang pangeran berpikir daripada mereka pusing, lebih baik mereka berpaling ke kubu Roma terlebih dahulu seusai keinginan Pallotta.

Previous Incar Posisi Nomor Satu,Caoimhin Kelleher Ingin Pindah Klub

Next Jurgen Klopp Bikin Neville Bangga, Balas Ucapan Gerrard

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *