Nemanja Matic Ungkap Rahasia Jose Mourinho Dalam Melatih


Nemanja Matic Ungkap Rahasia Jose Mourinho Dalam Melatih

Nemanja Matic Ungkap Rahasia Jose Mourinho Dalam Melatih

Jika klub mengalami kekalahan, ada baiknya menghindari Jose Mourinho. Hal ini disampaikan oleh Nemanja Matic.

Sebagaimana diketahui, baik Mourinho dan sang pemain telah menjalani kerja sama cukup lama terutama ketika masih membela Chelsea. Di mana, keduanya mampu memenangkan Liga Inggris, sehingga membangun kedekatan sampai di luar lapangan.

Tak ayal, pemain bola asal Serbia itu juga sangat menghormati mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan. Akan tetapi, Matic mengakui bahwa pria asal Portugal itu bisa menjadi karakter yang berbeda, terutama ketika hasil pertandingan klub tidak berjalan sesuai harapannya.

Jika klub kalah, sebaiknya pemain bersembunyi di area latihan

Sehingga ketika mengalami kekalahan, ada baiknya para pemain segera bersembunyi di tempat latihan.

Berbicara kepada Football Beyond dalam sesi tanya jawab di Instagram, Matic yang kini berseragam Manchester United tersebut mengatakan dengan Jose Mourinho itu semuanya tergantung.

Jadi kalau klub mengalami kemenangan dengan apa yang di inginkannya, maka dia bisa menjadi orang yang benar-benar terbaik yang pernah ada. Akan tetapi, jika klub mengalami kekalahan dan juga tidak menjalankan sesuai instruksinya, maka ia menyebut para pemain ada baiknya segera bersembunyi darinya di tempat latihan.

Matic kagum dengan ketegasan Mourinho

Meski mempunyai karakter yang tegas dalam melatih sebuah klub. Namun Matic tetap kagum dengan Jose Mourinho.

Kedisiplinan menjadi faktor utama kesuksesan The Special One. Gaya Jose Mourinho yang tegas bahkan sempat membuat sejumlah pemain asuhannya gerah.

Manajer Manchester United itu telah menjadi sorotan selama 17 tahun. Ia dikenal sosok yang perfeksionis dan selalu menuntut lebih dari para pemainnya.

Namun begitu, Jose Mourinho juga memiliki para pemain setia yang bersedia melakukan segalanya untuk pelatih asal Portugal itu di lapangan. Jose Mourinho adalah motivator ulung.

Mourinho sendiri selain mempersembahkan trofi Liga Inggris sebanyak 3 kali untuk The Blues, ia juga mampu mempersembahkan gelar juara lainnya seperti FA Cup 1 kali, Football League Cup 3 kali dan menjuarai Community Shield. Kemudian ia berada di Stamford Bridge sendiri melatih klub asal London Barat selama dua periode yang berbeda.

Kini pria berusia 57 tahun itu menangani Tottenham Hotspur. Namun sejak menggantikan Mauricio Pochettino pada November 2019 lalu hingga kini ia belum menemukan kembali racikan terbaiknya. Tercatat Spurs saat ini masih terlempar dari 5 besar Liga Inggris.

Previous Ander Herrera Kasih Saran Penting Untuk Paul Pogba

Next Son Heung-Min Jadi Lulusan Terbaik Di Pelatihan Militer

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *