Mourinho: Premier League Mungkin Tidak Akan Langsung Panas


Mourinho: Premier League Mungkin Tidak Akan Langsung Panas

Mourinho: Premier League Mungkin Tidak Akan Langsung Panas

Premier League direncanakan kembali bergulir bulan depan. Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, mengingatkan fans agar tak langsung berharap laga dengan intensitas tinggi.

Setelah ditangguhkan selama hampir tiga bulan karena pandemi virus corona, Premier League dijadwalkan akan dilanjutkan pada 17 Juni. Meski resmi, tanggal tersebut masih berstatus sementara.

Manchester City Vs Arsenal awali laga

Rencananya, Manchester City menghadapi Arsenal dan Aston Villa menghadapi Sheffield United akan menjadi laga perdana setelah restart. Setelah itu, barulah semua klub bisa bermain sesuai jadwal sebenarnya, yakni pekan ke-29 pada 20 Juni.

Masih ada sisa 92 pertandingan yang nantinya akan dimainkan tanpa penonton di stadion tertutup dan bakal disiarkan secara langsung oleh seluruh pemegang hak siar seperti Sky Sports, BT Sports, BBC Sports, dan Amazon Prime.

Dengan Inggris sudah memasuki musim panas pada bulan Juni, maka ada kekhawatiran faktor cuaca panas akan membuat para pemain cepat kelelahan. Karena itu, jadwal Premier League sebisa mungkin dibuat memudahkan para pemain.

Hampir seluruh tim Liga Inggris sudah memulai latihan

Tim-tim Premier League sendiri sudah mulai latihan sejak beberapa pekan lalu. Meski demikian, peningkatan program latihan dilakukan secara bertahap mengingat banyaknya pembatasan.

Dengan waktu persiapan kurang lebih tiga minggu menuju kick-off, Mourinho menilai Premier League tak akan langsung ‘panas’ seperti biasanya.

‘Kami akan memastikan secara bertahap bahwa kami akan tiba di pertandingan pertama dalam keadaan siap,’ ujar Mourinho seperti dilansir Sky Sports.

‘Kami bilang siap tapi lihat Bundesliga dan kita bisa merasakan perbedaan dalam kualitas dan intensitas antara pertandingan pertama dan ketiga.’

‘Ketika Anda menonton Bayern melawan Dortmund di laga ketiga, Anda langsung merasakannya, wow itu baru pertandingan!.’

‘Saya kira hal yang sama akan terjadi (di sini). Tim akan secara bertahap mencapai levelnya, sesuatu yang terjadi di pramusim normal. Tim-tim akan sangat sulit menghadapi pertandingan pertama pada 7 atau 10 Agustus dan dalam kondisi yang benar-benar terbaik,’ lanjutnya.

‘Jadi mari berjalan selangkah demi selangkah dan tentu kami maunya siap, siap bertarung untuk poin, tapi kami ingin memberi kesenangan untuk orang-orang, memberi kebahagiaan untuk fans Tottenham, menyajikan pertandingan bagus kepada semua pencinta sepakbola di dunia,’ katanya.

Jika nantinya liga bergulir, maka diharapkan Premier League 2019/2020 bakal selesai pertengahan Juli. Sementara, Liverpool memimpin klasemen dengan 82 poin dari 29 laga, unggul 25 poin atas Manchester City di posisi kedua.

Previous Liverpool Juara Begitu Liga Inggris Dimulai? Ini Caranya

Next Sarri Bikin Pemain Chelsea Bosan

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *