Misi Solskjaer Bawa Man United seperti Skuad Treble 1999


Misi Solskjaer Bawa Man United seperti Skuad Treble 1999

Misi Solskjaer Bawa Man United seperti Skuad Treble 1999

Ole Gunnar Solskjaer pernah jadi bagian dari skuad Manchester United yang meraih treble winners. Mental juara itulah yang ingin Solskjaer tanamkan di skuad saat ini.

Solskjaer adalah pahlawan kemenangan Manchester United bareng Teddy Sheringham di final Liga Champions 1999. Pada laga di Camp Nou, MU yang tertinggal 0-1 di babak pertama menang 2-1 lewat dua gol pemain tersebut di menit-menit akhir laga.

Kejayaan si Setan Merah dibawah asuhan Sir Alex Ferguson

Sir Alex Ferguson menjabat sebagai pelatih Manchester United pada 6 November 1986. Sir Alex menukangi Man United sampai 30 Juni 2013.

Kesuksesan Sir Alex Ferguson di Manchester United tidak terjadi secara instan. Tentu saja melalui lika-liku sanpai Ia bisa mempersembahkan gelar pertama untuk Man United pada 1989-1990.

Saat itu, Man United mengalahkan Crystal Palace di partai final Piala FA. Keberhasilan tersebut membuka keran prestasi The Red Devils di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.

Raihan trofi ‘Si Kuping Besar’ itu melengkapi treble winners MU di musim tersebut. Boleh dibilang itu adalah era emas MU di bawah asuhan Sir Alex Ferguson yang punya pemain top dari kiper hingga penyerang.

Sebutan ‘hairdryer’ tersemat ketika masih melatih Manchester United sepanjang 1986 hingga 2013, Ferguson dikenal dengan sebutan itu saat memarahi para pemain di ruang ganti. Solskjaer pun mengaku akan tiru Ferguson dan siap menggunakan ‘hairdryer’ saat melatih Man United saat ini.

‘Ferguson menggunakan gaya yang berbeda untuk setiap pemain. Mungkin saya harus mengeluarkan hairdryer dari kantong, karena saya juga memiliknya. Ketika rambut [para pemain] butuh diangkat, saya harus menggunakannya,’ ucap Solskjaer.

‘Ketika anak Anda mengecewakan Anda, Anda harus memberitahu mereka, Anda jangan kasih mereka cokelat. Anda harus memperlakukan para pemain seperti anak Anda,’ sambung pelatih asal Norwegia tersebut.

Mentalitas juara Ferguson masih terus dikenang Solskjaer

Tak cuma kualitas para pemainnya, mentalitas juara Ferguson benar-benar terpatri di benak para pemain. Hal itu yang selalu dikenang Solskjaer sampai saat ini berkarier sebagai manajer.

Kebetulan Solskjaer juga punya tugas berat untuk membangkitkan prestasi MU yang terpuruk sejak ditinggal Ferguson pada 2013. Oleh karenanya, Solskjaer ingin Bruno Fernandes dkk. punya mentalitas juara seperti dia dan rekan-rekannya dulu di skuat treble.

‘Itu adalah hari yang tidak bisa Anda lupakan selama-lamanya – perayaan gelar juara, pertandingannya, dan sejarahnya membuat kami sangat bangga. Hari luar biasa untuk klub,’ ujar Solskjaer kepada MUTV dalam peringatan 21 tahun Treble Winners.

‘Tim tersebut dan para pemainnya punya mentalitas juara, tidak pernah menyerang, menurut saya Man United seperti itu. Itulah yang sedang kami coba bawa saat ini,’ sambungnya.

Previous AS Roma Kembali Berburu Pemain Dikompetisi Argentina

Next Sheringham: Jual Saja Paul Pogba!

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *