Milan Skriniar Diklaim Sering Bingung Lawan Tim-Tim Besar


Milan Skriniar Diklaim Sering Bingung Lawan Tim-Tim Besar

Milan Skriniar Diklaim Sering Bingung Lawan Tim-Tim Besar

Eks pemain depan Lazio yakni bernama Paolo Di Canio mengatakan tentang kritikan terhadap penampilannya sampai saat ini. Di Canio mengatakan Skriniar bingung ketika menghadapi tim-tim besar. Skriniar kerjasama dengan Inter dari Sampdoria saat tahun 2017. Ia kemudian jadi salah satu skuad penting di sektor belakang Nerazzurri.

Skriniar bekerjasama dengan Inter sampai tahun 2023 yang akan datang. Atas performanya yang solid, Skriniar dilirik banyak klub papan atas Eropa. Skuad yang usianya 25 tahun ini diisukan dilirik oleh Real Madrid serta Barcelona. Tim besar Premier League Manchester United juga dikabarkan dengan bek yang berasal dari Slovakia tersebut.

Penampilan Skriniar

Tanggapan tentang penampilan Skriniar sampai saat ini, Di Canio memiliki opini sendiri. Menurutnya, pemain belakang Inter ini kerap kali tampak bingung ketika berada di lapangan. Saya pikir kami tak selalu mesti meninggikan hanya sebab adanya banyak laga sebab detaillah yang menjadikan perbedaan,” ungkap Di Canio pada salah satu media Italia.

Skriniar ini bagus, ia amat pandai ketika menjaga musuh. Namun saat lawan jauh, ia tak tahu mesti apa yang dilakukan, ia jadi merasa kebingungan. Dia berharap dengan hadirnya Antonio Conte sebagai pelatih mampu menularkan pengalaman yang lebih bagus untuk diri Skriniar. Dengan begitu, kedepannya Inter Milan tidak lagi mendatangkan pemain belakang lain karena sudah memilikinya. Semoga kedepannya performa Skriniar terus  meningkat dan bisa menjadi bagian penting dari Inter Milan.

Musuh Tim Besar

Di Canio lantas menyoroti bagaimana Skriniar tampak merasa kesulitan dalam laga besar menghadapi tim yang kuat, misalnya dalam Derby d’Italia menghadapi Juventus. Anda melihatnya menghadapi Barcelona serta Lazio. Menghadapi Juve dia semestinya ke belakang lapangan serta menghadang umpan silang Matuidi yang melaluinya satu inci dan justru meleset dari kakinya itu.

Akan tetapi dibalik kurang matangnya penampilan Skriniar, sebetulnya ada poin lebih yang dimilikinya. Dia memiliki kemampuan duel udara yang bagus, dan memiliki naluri memutus serangan lawan. Selain itu dengan adanya pemain belakang sekelas Diego Godin, bisa menambah dan menularkan pengalamannya. Saat ini memang Skriniar belum menjadi pemain kunci bagi inter Milan. Akan tetapi dengan adanya pemain-pemain bintang yang ada di skuad Nerazurri di musim ini tentu semakin menambah mental dan jam terbang bermain Skriniar.

Previous Munchen Ingin Dapatkan Perisic Dari Inter

Next Jungkalkan Persita, Tira Persikabo Akhirnya Menang

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *