Mengaku Sulit Adaptasi, De Ligt Semakin Betah Di Italia


Mengaku Sulit Adaptasi, De Ligt Semakin Betah Di Italia

Mengaku Sulit Adaptasi, De Ligt Semakin Betah Di Italia

Pemain belakang Juventus Matthijs de Ligt berserta kekasihnya yang bernama, Annekee semakin betah di Italia dan Turin. Pemain tim nasional Belanda tersebut akan bertahan di Italia dalam kurun waktu 5 hingga 10 musim mendatang. Sehingga, itu menjadi berita bagus bagi Si Nyonya Tua. Berita gembira tersebut disampaikan langsung oleh sang ayah Annekee yaitu Keye Molenaar. Dia optimis De Ligt bisa memenuhi harapan yang disematkan padanya ketika pertama kali berseragam Juventus di awal musim lalu.

Seperti diketahui bahwa De Ligt diprediksi akan menjadi salah satu pemain belakang terbaik di masa mendatang. Langkah Si Nyonya Tua bisa dibilang tidak mudah, karena harus bersaing dengan tim-tim papan atas eropa seperti Barcelona dan PSG untuk bisa mengamankan jasanya. Akan tetapi, sejauh ini penampilan De Ligt belum bisa dibilang sesuai harapan. Karena, memang baru beradaptasi dan belum lagi kompetisi dihentikan lantaran penyebaran virus covid 19.

Kerasan Di Italia

Seperti diketahui bahwa baru-baru ini, De Ligt pernah mengatakan cukup kesulitan untuk beradaptasi dengan gaya permainan Italia. Dia memerlukan waktu agar bisa beradaptasi dengan cepat serat bisa memenuhi harapan banyak pihak. Walau begitu, Molenaar mengungkapkan jika De Ligt sejauh ini sangat nyaman dengan situasi saat ini dan ingin bertahan lama dengan Juventus. Sebagai ayah dari kekasih anaknya, jelas bersuka cita atas mengetahui kabar tersebut.

Walaupun sempat kesulita diawal musim ini, Anneee dan Matthijs sudah semakin menikmati kota Turin dan Italia. Ini merupakan rumah kedua mereka dan tenunya juga masih merindukan Amsterdam,” terang sang ayah seperti dikutip sumber. Mereka berdua sudah jatuh hati dengan keindahan Kota Turin. Oleh sebab itulah kemungkinan besar mereka tetap bertahan beberapa tahun mendatang.”

Negatif

Melihat perkembangan situasi yang ada saat ini di tengah penyebaran virus covid 19. Sang ayah, memberikan pujian kepada Si Nyonya Tua yang menangani semua skuadnya dengan cukup baik. De Ligt dinyatakan tidak terkena virus corona, sehingga kondisi dipastiakn aman. Dalam tes kesehatan yang dilakukan oleh Matthijs dinyatakan negatif. Dengan begitu sang anak tidak membutuhkan tes serupa. Memang saya akui jika pada saat-saat seperti ini, Bianconieri sudah membuktikan bahwa mereka salah satu tim papan atas dunia,” terangnya. Juventus dianggap sudah seperti keluarganya sendiri. Walau sebetulnya cemas pada saat awal penyebaran, namun melihat situasi saat ini rasanya lega ” tandasnya.

Previous Mancini Sarankan Emerson Untuk Lanjutkan Karier Di Italia

Next Alasan Bianconieri Tarik Diri Untuk Dapatkan Jadon Sancho

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *