Masih Ingat Timnas SAD? Kemana Mereka Sekarang? [Part 2]


Masih Ingat Timnas SAD? Kemana Mereka Sekarang? [Part 2]

Masih Ingat Timnas SAD? Kemana Mereka Sekarang? [Part 2]

Di tahun 2013, Syamsir Alam kembali membuat sensasi saat diboyong oleh DC United, salah satu klub dari Amerika. Klub itu adalah milik pengusaha kaya dari Indonesia, Erick Thohir. Akan tetapi, kesempatan emas tampil di MLS tidak mampu dimanfaatkan maksimal. Selama 1 musim, Syamsir Alam hanya ikut latihan saja. Namanya belum pernah sekalipun masuk dalam line-up DC United.

Pulang ke Indonesia, Syamsir Alam bermain untuk Sriwijaya FC. Hanya karena adanya “label” pernah menimba ilmu di CS Visa tidak lantas membuat sang striker bisa merebut posisi utama. Dia justru lebih sering ada di bench pemain cadangan.

Lantaran frustasi, Syamsir Alam yang sempat terlibat asmara dengan sejumlah artis di Indonesia memutuskan pindah bersama Persipasi Bandung Raya, 2015. Namun, kompetisi ISL 2015 terpaksa harus dihentikan di bulan April, ini terjadi akibat konflik yang terjadi antara PSSI dan Kemenpora.

Syamsir pun harus “nganggur” usai ISL dihentikan. Ketika PBR tampil di ajang Piala Presiden dan juga Piala Jendral Sudirman, namanya sudah tidak ada di dalam list pemain.

Perjalanan karir terakhir Syamsir Alam adalah memperkuat Persiba Balikpapan pada ajang ISC (Indonesia Soccer Championship) A di tahun 2016. Setelahnya, dia lebih memilih untuk menjadi seorang artis.

  • Alan Martha

Alan Martha masuk ke dalam skuad SAD Uruguay sebanyak 2 kali yaitu tahun 2008 dan 2009. Akan tetapi, potensinya harus berakhir di level senior.

Nama Alan Martha memang mulai melambung tinggi saat dia memperkuat Timnas Indonesia U-16 di tahun 2007 lalu. Duetnya bersama dengan Syamsir Alam di sektor depan digadang-gadang mempunyai masa depan begitu cerah.

Akan tetapi, takdir justru berbicara sebaliknya. Alan Martha belum pernah sekalipun sukses sebagai seorang pemain sepak bola profesional. Setelah sempat membela Sriwijaya FC dan Persija Jakarta, sosoknya saat ini seperti hilang ditelan bumi.

  • Yandi Sofyan

Yandi Sofyan gagal memenuhi ekspektasi besar padanya. Karirnya terus berada di bawah bayangan kakaknya yaitu Zaenal Arif.

Sama halnya dengan Alan Martha, Yandi Sofyan merupakan bagian dari program SAD Uruguay di tahun 2008 dan juga 2009. Dia sempat memperkuat klub asal Belgia yakni CS Vise di tahun 2011/2012 dan Arema FC pada tahun 2012/2014. Sebelum akhirnya hengkang menuju Persib Bandung di tahun 2014/2016.

Dari Persib Bandung, Yandi Sofyan memutuskan untuk bergabung bersama Bali United. Akan tetapi, dia tidak memperoleh banyak menit bermain hingga akhirnya dilepas di tahun 2018 lalu.

2019, Yandi Sofyan menganggur sebab tidak mempunyai klub yang cocok. Di awal tahun ini, striker 28 tahun itu pun harus ditolak oleh klub asal Kalimantan, Barito Putera.

 

Previous Pemain Yang Diboyong Dortmund Dengan Harga Rendah [Part 2]

Next Fakta Gustavo Maia, Calon Pemain Baru Barcelona [Part 1]

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *