Masalah Corona, Memaksa Transfer Pemain Seperti Basket


Masalah Corona, Memaksa Transfer Pemain Seperti Basket

Masalah Corona, Memaksa Transfer Pemain Seperti Basket

Pandemi virus covid 19 tengah melanda hampir seluruh penjuru dunia serta memiliki dampak juga untuk industri pesepak bolaan dunia. Pemimpin Juventus yakni bernama Fabio Paratici, mempercayai bakalan ada habit NBA yang akan ditiru oleh beberapa tim besar. Virus Corona telah berhasil membuat beberapa kompetisi besar dalam berbagai belahan negara Eropa menjadi lumpuh. Langkah terbaik yakni penundaan kompetisi dimulai oleh penyelenggara Serie A di awal bulan Maret ini.

Pertandingan lain sebagaimana Liga Inggris, La Liga, serta juga Bundesliga mengikuti satu persatu. Praktis, tak ada pentas yang dapat disaksikan pecinta sepak bola kecuali Liga Bulgaria. Akan tetapi masalah yang lain tak sampai di situ saja. Klub-klub juga mengalami problematika besar sebab alur keluar-masuk uang dapat mematikan finansial tim. Dengan tidak adanya pemasukan itulah yang membuat masalah semakin rumit. Kemungkinan terburuk adalah mengalami kesulitan keuangan dan itu sudah dirasakan beberapa klub kecil Eropa.

Masalah Transfer

Problematika lainnya yakni bursa transfer musim panas yang bakalan secepatnya dibuka. Pemimpin Inter Milan yakni bernama Giuseppe Marotta, memperkirakan bahwa harga para pasaran pemain akan jatuh secara masif sebab adanya problematika ini. Di luar dari tanggal yang belum direncanakan, saya pikir ini bakalan menjadi bursa transfer yang tidak bagus sehingga proses transfer pemain akan menjadi lebih sering terlaksana,” kata Marotta pada beberapa media. Kami bakalan meihat penurunan harga yang sangat drastis sebab adanya permasalahan ini terjadi secara menyeluruh. Akan menjadi hal yang penting untuk tim agar bisa mempergunakan sumber daya dari klub akademi,” tambahnya.

Bisa Mencontoh NBA

Hal yang sama juga dikatakan oleh pemimpin Juventus yang merupakan eks teman Marotta yang bernama Fabio Paratici. Dia mempercayai bahwa proses transfer seperti yang terjadi dalam laga NBA akan menjadi sesuatu yang lumrah terjadi dalam dunia sepak bola. Bakalan ada banyak persetujuan transfer, sebuah kondisi yang bakalan membawa sepak bola jadi lebih serupa dengan NBA,” katanya pada media.

Sepertinya banyak klub, misalnya di Jerman, bisa memperoleh keuntungan dari kondisi krisis ini walaupun [Jerman] mempunyai dasar ekonomi yang sangat stabil daripada yang lainnya,” tambahnya. Sebagaimana yang diketahui, pentas NBA tak akan melibatkan biaya transfer antar pebasket dari satu tim ke tim yang lainnya. Mereka hanya barter pemain ataupun memlalui formasi bebas transfer.

Previous Luis Enrique Sebut Jika Dirinya Ingin Latih Barcelona Lagi

Next Ternyata Carlos Vela Sempat Akan Berkostum Barcelona

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *