Mantera Sakti Bikin Pelatih Liverpool Tak Cepat Dipecat


Mantera Sakti Bikin Pelatih Liverpool Tak Cepat Dipecat

Mantera Sakti Bikin Pelatih Liverpool Tak Cepat Dipecat

Sebuah mantera sakti sukses bikin pelatih Liverpool Jurgen Klopp tidak jadi dipecat pada musim pertamanya di Anfield. Pelatih lain yang cuma tahan satu-dua musim perlu mengintip dan mengutip mantera sakti yang sama.

Awal karir pelatih di The Reds

Jurgen Klopp mendarat di Stadion Anfield tahun 2015, pada tanggal 8 Oktober tepatnya, menerima tawaran melatih The Reds yang saat itu baru saja ditinggal pergi Brendan Rodgers. Dan pada sebuah wawancara jarak jauh dengan Sky Sports kemarin, Klopp mengaku bahwa ia takut sekali dipecat pada tahun pertamanya di Liverpool.

Ingin benahi performa Klub

Beruntung pelatih Liverpool itu memiliki mantera sakti. Klopp mengaku memohon kepada pemilik klub ‘sedikit waktu’ untuk bisa membalikkan mereka yang peragu menjadi pembela klub dan bahwa segala sesuatunya tak bisa diubah hanya dalam satu malam saja, selain menjanjikan trofi dalam waktu empat tahun sejak kedatangannya.

‘Saya harus minta waktu [untuk memperbaiki performa tim], begitulah. Saya tahu sebelumnya bahwa dalam karir saya bahwa saya tidak pernah mengalami yang namanya dipecat. Tetapi saya tahu sekarang saya berada di level yang berbeda dan jika saya tidak bisa perform di sini [dengan mendatangkan trofi], secara cukup cepat, maka saya akan mendapatkan apa yang namanya dipecat itu.’

‘Jadi itu sebabnya saya mengatakan [pada awalnya] jika saya diberi empat tahun saja, maka sesuatu [baik] akan terjadi. Bukannya saya minta [kontrak] selama empat tahun, itu hanya sedikit waktu saja.’

Klopp mengambil alih Liverpool dari tangan Rodgers di tengah musim, hanya delapan pertandingan memasuki musim 2015/2016 dengan Liverpool duduk pada posisi kedelapan di klasemen Liga Inggris. Ada tanda-tanda positif pada kedatangan Klopp kemenangan tandang di Manchester City dan Chelsea, tetapi kekalahan di kandang oleh Crystal Palace dan hasil imbang melawan West Brom merusak dua kemenangan itu.

Dapat buktikan janjinya

Mantan pelatih Borussia Dortmund dan Mainz 05 di Liga Jerman itu mengaku beruntung bisa memiliki kepercayaan dari pemilik klub. Dalam waktu tujuh atau delapan laga setelahnya, sudah tidak ada keraguan lagi dari pihak Fenway Sports Group (FSG).

Dari sumber lain kita tahu, bukan mantera sakti pelatih Liverpool yang menyelamatkannya. John W. Henry selaku salah satu figur penentu FSG menggunakan perhitungan matematis, siapa pelatih yang mencatatkan persentase kemenangan terbesar saat menjatuhkan pilihan atas Klopp dan menawarinya posisi pelatih kepala di Anfield. Metode matematika yang sama juga digunakan oleh Henry saat membawa klub baseball Boston Red Sox di Amerika meraih tiga kali juara World Series.

Liverpool kini di ambang meraih gelar juara Liga Inggris pertamanya setelah 30 tahun absen, meski mereka selaku juara bertahan Liga Champions harus dengan sedih melihat petualangannya di Eropa berakhir pada babak 16 besar.

Previous 4 Pemainnya Langgar Lockdown, Arsenal Janji Beri Hukuman

Next Chelsea Bakal Turunkan Lineup Ini, Ada Tiga Pemain Baru

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *