Mantan Pemain Barcelona Kritik Sesi Latihan


Mantan Pemain Barcelona Kritik Sesi Latihan

Mantan Pemain Barcelona Kritik Sesi Latihan

Malcom sang mantan pemain dari Barcelona. mengkritik sesi latihan dari bekas klubnya ini. Menurut dia sesi latihan terlalu pendek dan juga jarang sekali. Mereka hanya menjalani sesi latihan hanya sekitar 40-50 menit saja. Dan itu hanya dilakukan dalam satu kali waktu saat latihan. Setelah itu para pemain di bebaskan untuk menjalani latihan secara pribadi sesuai kehendak masing-masing.

Malcom sendiri pernah membela Barca pada tahun 2018. Saat itu dirinya di datangkan dari Bordeaux dengan nilai transfer mencapai 40 juta Euro. Ekspektasi para fans begitu tinggi terhadap pemain ini. Dia di gadang-gadang menjadi salah satu pemain muda potensial dari Prancis. Bahkan saat itu Barcelona harus berjuang keras untuk mendapatkan sang pemain. Apalagi banyak klub yang juga ingin mendapatkan tanda tangan dari pemain muda ini.

Saat masih di Bordeaux, pemain 23 tahun ini sudah bisa mencetak 23 gol dan juga 16 assist dari 96 pertandingan. Dengan statistik itu wajar jika sang pemain menjadi salah satu incaran Barca pada waktu itu. Namun apa daya keinginan klub ternyata tak sesuai harapan. Sang pemain tampil di bawah performa dan hanya mencetak 4 gol serta 2 assist dari 24 laga. Hal ini membuat Barca melepas sang pemain pada musim 2018/2019.

Kurangnya Sesi Latihan

Kemudian sang pemain ini bergabung dengan Zenit St Petersburg. Disini dia tampil cukup baik dan mulai lagi kembali ketika dirinya masih membela Bordeaux. Dan di sini dirinya juga sadar jika dia tak berkembang di Barcelona gara-gara porsi latihannya sangat kurang.

Saya menyadari jika saat di Barcelona mereka kurang dalam sesi latihan. Kami hanya menjalani latihan kurang dari 1 jam saja. Di Zenit kami lebih banyak melakukan latihan dan ada 2 sesi dalam 1 kali waktu. Ini yang saya rasa mengapa di sana saya tak berkembang dengan baik,” kata Malcom ke Tribuna.

Tapi saya tak pernah menyesal pindah ke Barcelona. Saya anggap pada waktu itu saya hanya kurang beruntung saja. Dan juga saya anggap itu sebagai salah satu pengalaman dalam karier sepak bola saya di pentas dunia,” tambahnya.

Sebenarnya saat di Zenit, Malcom juga tak beruntung. Dia pada tahun lalu menderita cedera yang cukup parah. Dirinya harus absen cukup lama dari bulan Agustus sampai bulan Desember. Dan itu membuatnya harus menepi dan tidak bisa bermain bola cukup lama.

Previous David Silva Akan Ditinggal Man City, Valencia Ikut Sibuk

Next Arturo Vidal Sudah Ingin Berlatih Kembali

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *