Mantan Bos Brescia Beri Alasan Kemundurannya Dari Albania


Mantan Bos Brescia Beri Alasan Kemundurannya Dari Albania

Mantan Bos Brescia Beri Alasan Kemundurannya Dari Albania

Mantan pelatih Brescia Gianni De Biasi, yang saat ini menjadi pelatih timnas Albania. Sempat memberikan penyataan, yang cukup menarik kepada salah satu surat kabar. De Biasi merasa Albania telah memberikan pengalaman yang cukup banyak kepadanya. Akan tetapi saat ini ia merasa kurang termotivasi, setelah sekitar 5 tahun dirinya menjadi pelatih Albania.

Perlu di ketahui jika prestasi yang telah di berikan oleh sang pelatih disini. Mampu membawa timnas Albania ke EURO 2016 lalu. Dimana turnamen tersebut, merupakan turnamen pertama kalinya yang mereka ikuti. Sehingga mampu membuat tim besutannya bermain melawan Spanyol dan Italia. Untuk merebutkan tiket ke piala dunia tahun 2018 saat itu.

Dalam kesempatan bersama Gianluca Di Marzio, pelatih berusia 63 tahun ini  sempat mengaku. Apabila pengalaman bersama timnas Albania, sedikit lebih sulit dari pada memikirkan sebuah klub. Dimana sebagai seorang pelatih nasional, dirinya hanya bisa melihat pemain secara penuh.

Sehingga De Biasi ini merupakan pengalam yang cukup berharga dalam karir kepelatihannya. Mengingat penghargaan yang telah di berikan oleh pemerintah pada saat itu. Membuat moment tersebut, menjadi salah satu kenangan yang cukup mengesankan baginya bersama Albania.

Karena alasan ini Gainni De Biasi undurkan diri dari kepelatihan Albania

Pada bulan November 2017, secara resmi Gianni De Biasi mengundurkan diri dari kursi kepelatihan timnas Albania. Secara pribadi De Biasi mengatakan hal tersebut sebelumnya kepada presiden. Hal ini bukan perihal prestasi yang telah di berikannya, tidak mampu membawa timnas Albania ke piala dunia.

Akan tetapi, dirinya merasa perlu untuk memberi kesempatan kepada para pelatih lainnya. Sehingga bisa memberikan pengalaman tersendiri, untuk para pelatih yang ingin merasakan sensasi melatih sebuah timnas.

Gianni De Biasi belum lama ini sempat di rumorkan akan melatih di salah satu klub di Asia. Bahkan sempat di ketahui jika dirinya hampir mengambil alih Iran, untuk karirnya saat itu. Namun, semua telah berubah ketika wabah pandemi coronavirus. Telah hampir di pastikan menutup semua akses kesana.

Previous Francesco Acerbi Ungkapkan Kegagalannya Bersama AC Milan

Next Presiden FIGC Merasa Tidak Bisa Menjadi Pengurus sepakbola

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *