Liga Prancis Resmi Dibatalkan


Liga Prancis Resmi Dibatalkan

Liga Prancis Resmi Dibatalkan

Liga Prancis resmi dibatalkan perdana menteri Édouard Philippe yang mengumumkannya Selasa (28/4) waktu setempat.

Kompetisi sepak bola domestik di Prancis kini telah resmi dibatalkan. Sebelumnya Philippe menegaskan tidak akan ada event olahraga yang digelar, sekalipun secara tertutup, hingga Agustus mendatang.

Liga Premier  akan digelar, Liga Prancis tidak

Ini tentunya berbeda dengan situasi yang berlaku di Jerman, yang justru berharap Bundesliga bisa dimulai lagi pada 9 Mei mendatang. Sementara Liga Premier, secara tentatif akan segera digelar kembali, di mana klub-klub seperti Arsenal, Tottenham dan West Ham sudah kembali berlatih pekan ini. Mereka ‘nekad’ walau dilakukan dengan pembatasan ketat.

Namun Prancis, yang telah melaporkan hampir 24 ribu kematian dan mengonfirmasikan 128 ribu kasus COVID-19, tidak akan mengikuti jejak kedua negara tersebut.

Kompetisi sepak bola domestik musim ini telah resmi ditangguhkan setelah pertandingan terakhir pada 8 Maret lalu. Sementara pertandingan Liga Champions antara PSG melawan Borussia Dortmund digelar tiga hari kemudian secara tertutup di Parc des Princes.

PM Edouard Philippe ungkapkan keputusannya itu dalam konferensi pers, Selasa (28/4) ini. “Musim olahraga profesional 2019-2020, termasuk sepak bola, tidak akan dapat dilanjutkan,” ungkap Philippe, seperti dilansir Metro.co.uk.

‘Sangat mungkin bagi kita, di hari yang cerah, untuk lakukan aktivitas olahraga secara individu di luar ruangan, jelas dengan tetap menerapkan aturan jarak sosial. Tidak mungkin olahraga digelar di tempat tertutup, atau berolahraga secara tim atau terlibat kontak,’ tegasnya.

Saat ini, PSG masih menjadi tim yang berkuasa di Ligue 1, dengan keunggulan 12 poin di puncak klasemen. Tapi, nasib mereka akan segera diputuskan, di mana pimpinan Liga Prancis yang akan menentukan masalah yang mempengaruhi promosi, degradasi dan kualifikasi Eropa.

Salah satu yang menarik terjadi pada kalender olahraga global, Tour de France, yang telah diundur kembali ke bulan September. Sementara Perancis Terbuka, biasanya acara grand slam kedua tahun kalender, juga telah dijadwalkan berlangsung di bulan yang sama.

Liga Jerman kembali digelar 9 Mei

Sebelumnya diberitakan, Liga Jerman akan dimulai kembali pada 9 Mei. Namun dalam pelaksanaannya dipastikan akan ditemukan jalan yang angat terjal. Pasalnya, harus dilakukan banyak sekali tes sebelum dan sesudah pertandingan, selain keterlibatan ratusan orang staf.

Jerman boleh membanggakan diri sebagai negara terbaik dalam hal menangani mendung yang menggelayut di atas Eropa saat ini. Mereka memang menduduki urutan kelima terbanyak di dunia dalam jumlah orang yang terpapar, yakni di atas 150 ribu orang, tapi itu terjadi karena tes yang sangat masif.

Pada sisi lain, jumlah kematian akibat coronavirus di Jerman juga sangat rendah, ‘hanya’ lima ribu jiwa lebih, 20 persen dari jumlah kematian di Italia, seperempat dari jumlah di Prancis dan Spanyol. Bahkan hampir sama dengan jumlah korban jiwa di Belgia, Belanda, dan Iran yang berada di bawah mereka.

Itulah sebabnya, dua menteri dari dua negara bagian terbesar di Jerman, North Rhine-Westphalia dan Bavaria, sudah memberi sinyal bahwa sepak bola Jerman bisa dimulai lagi pada 9 Mei, walau tidak mudah.

Previous Liga Inggris Gerak Cepat, Para Pemain Malah Ketakutan

Next Inter Milan Ikuti Ketertarikan Datangkan Edinson Cavani

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *