Klopp Rilis Video Pengganti Peringatan Tragedi Hillsborough


Klopp Rilis Video Pengganti Peringatan Tragedi Hillsborough

Klopp Rilis Video Pengganti Peringatan Tragedi Hillsborough

Liverpool terpaksa membatalkan peringatan Tragedi Hillsborough hingga pelatih klub Liga Inggris Jurgen Klopp merilis video khusus.

Liverpool hari ini diingatkan kembali akan blunder demi blunder Loris Karius. Selain itu mereka juga telah membatalkan peringatan Tragedi Hillsborough yang setiap tahun dilaksanakan.

Peringatan batal, video sebagai alternarif

Awalnya peringatan ini dijadwalkan hari Rabu kemarin (15/4), namun masih merebaknya pandemi virus corona menjadi dasar keputusan The Reds untuk membatalkan acara ini. Jurgen Klopp dan Jordan Henderson lantas merilis video ucapan dukungan terhadap para anggota keluarga 95 korban meninggal dunia dari tragedi berdarah tersebut.

Peringatan tersebut menjadi hal yang penting

Secara khusus Klopp membuka pesan videonya jika peringatan tersebut masih menjadi hal penting dalam dunia sepak bola. Dan peringatan tersebut masih dirayakan setiap tahunnya. Ia menjelaskan jika rencana awalnya memang akan ada acara berkumpul bersama keluarga korban tragedi itu di Stadion Anfield, namun kenyataan membuat mereka tidak dapat melakukan hal tersebut.

Meski dibatalkan, namun Klopp ingin semua anggota keluarga tragedi itu tahu jika mereka selalu dapat dukungan dari Klopp dan The Reds. Para korban juga akan selalu ada di hati sang pelatih dan yang paling utama adalah keluarga besar The Big Reds akan selalu menyayangi para keluarga dan anggota keluarga mereka yang tewas dalam tragedi tersebut.

Bagi yang tidak tahu, Tragedi Hillsborough masih merupakan tragedi berdarah dalam sejarah sepak bola Inggris dan dunia. Tragedi ini terjadi dalam laga antara The Reds kontra Nottingham Forest saat bertemu di semifinal Piala FA.

Kisah singkat tragedi

Laga dilaksanakan di stadion Hillsborough, Sheffield pada 15 April 1989. Insiden ini terjadi karena tribun yang menampung para fans The Reds kelebihan beban saat para suporter di luar stadion masih ingin masuk.

Situasi makin buruk setelah David Duckenfield selaku komandan keamanan saat itu keluarkan perintah gerbang stadion dibuka. Fatal, arus penonton dari luar stadion bergerak masuk hingga tribun dipenuhi banyak suporter dan menimbulkan situasi tidak terkendali.

Dari kekacauan tersebut 766 orang terluka dan 96 orang tewas sebagian besar di lokasi kejadian. Kelalaian David diperparah pemberitaan The Sun hingga menyebabkan boikot dengan slogan terkenal jangan beli The Sun. David Cameron yang saat itu masih menjadi Perdana Menteri Inggris sampai haris turun tangan meminta maaf kepada keluarga korban untuk meredam kemarahan publik.

Mantan kapten The Reds, Steven Gerrard, yang saat kejadian masih anak-anak (9 tahun) sempat nyaris menjadi korban. Ia selamat karena tidak mendapatkan tiket. Sangat disayangkan sepupunya yang berusia satu tahun lebih tua, Jon-Paul Gilhooley, menjadi korban meninggal dunia karena mendapatkan tiket menonton laga tersebut.

Previous Newcastle United Akan Kaya Mendadak? Ini Keinginan Fans

Next Jadi Pelapis di Madrid, Areola Tetap Akan Tinggalkan PSG

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *