Kisah Jamie Carragher, Nyaris Baku Hantam Hingga Evertonian


Kisah Jamie Carragher, Nyaris Baku Hantam Hingga Evertonian

Kisah Jamie Carragher, Nyaris Baku Hantam Hingga Evertonian

Legenda basket Michael Jordan punya cara keras memotivasi rekan setimnya. Di sepakbola, Jamie Carragher pun pernah nge-gas ke rekan sendiri, sampai nyaris baku hantam.

Gaya Michael Jordan di Chicago Bulls itu terdokumentasi dalam serial dokumenter ‘The Last Dance’. Demi menempa rekan-rekannya, Jordan tak sungkan melontarkan cibiran dan provokasi lainnya.

Carragher sebut Jordan saat jelaskan peristiwa ributnya

Jamie Carragher, mantan ikon Liverpool, paham benar dengan hal semacam itu. Jordan pun disebut-sebut Carragher ketika menjelaskan perihal ribut-ribut dengan Alvaro Arbeloa pada tahun 2009.

Dalam sebuah pertandingan antara Liverpool dengan West Brom pada saat itu, Carragher pernah nyaris baku hantam dengan Arbeloa yang merupakan rekan satu timnya sendiri di tengah-tengah pertandingan.

‘[Jordan] adalah pemain terbaik di basket dan di sepakbola aku jelas jauh sekali dibandingkan dirinya. Karena daya saingnya, terkadang ia bersitegang dengan rekan setimnya sendiri,’ kata Carragher di Sky Sports.

‘Anda akan terdorong sampai nyaris lewat batas ketika sedemikian antusias mengenai sesuatu dan amat sulit untuk tidak melewati batas itu. Di lapangan sepakbola, aku hampir menghantam salah satu rekan sendiri, atau memukul Arbeloa.’

‘Saat ini aku tak mengenang kejadian itu dengan bangga, tapi hal macam itu akan senantiasa terjadi pada satu waktu. Atau juga di latihan karena Anda sedemikian intens. Anda mau menang, harus berusaha sekuat tenaga, dan kadangkala akan lewat batas,’ tuturnya.

Jamie Carragher sang Evertonian

Bicara soal Carragher, bek kelahiran Bootle, Merseyside, ini membela Liverpool selama 1996-2013. Tidak ada klub lain yang dibelanya sepanjang kariernya, selain klub yang berdiri pada tahun 1892 tersebut.

Namun, tahukah bahwa Carragher dimasa kecilnya adalah Evertonian atau penggemar Everton? Ya, seperti halnya Michael Owen, begitulah fakta tentang Carragher.

Pemegang 38 caps Timnas Inggris itu tidak menyembunyikannya, bahkan berani blak-blakan mengakuinya. Pada 2008, misalnya, dia bilang bahwa dulu dia adalah penggemar Everton.

Padahal, saat itu ia masih berseragam Liverpool. Ditambah lagi, Carragher bilang begitu untuk sebuah pernyataan yang nyeleneh.

‘Sudah terlalu lama sejak Liverpool menjuarai gelar (Liga Inggris). Terakhir kali mereka melakukannya, aku masih penggemar Everton,’ ujar Carragher pada 2008, dilansir Daily Mail.

Well, terakhir kali Liverpool juara Liga Inggris (First Division) adalah pada 1989/90. Artinya, Carragher waktu itu masih 12 tahun.

Carragher akhirnya berseragam Liverpool

Carragher yang masih belasan tahun sempat berlatih sepak bola di dua tempat langsung: Liverpool’s School of Excellence dan Everton’s School of Excellence.

Carragher memilih Everton karena hati, sedangkan dia menerima tawaran Liverpool karena Steve Heighway yang memintanya.

Siapa Steve Heighway? Dia adalah winger Liverpool era 1970-1981. Pria Irlandia itu bekerja di akademi Liverpool. Carragher mengaku, meski Evertonian, dia sulit menolak jika yang mengajaknya adalah Heighway.

Previous Tambah Terus, Premier League 4 Kasus Baru Positif Corona

Next Penggemar MU Ramai Bahas Posting Bruno Fernandes soal Pogba

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *