Kepolisian Tangkap 49 Fans Inggris Buntut Kericuhan Final

0
98

Setidaknya ada 49 fans Inggris ditangkap sehubungan dengan adanya kericuhan di final Euro 2020 kontra Italia, di Stadion Wembley, Senin (12/7) dini hari WIB.

Sebelumnya, seorang juru bicara Wembley mengkonfirmasi ada aksi penerobosan pendukung tanpa tiket dan melanggar keamanan untuk mendapatkan akses ke stadion sebelum kick-off.

Rekaman juga muncul beberapa jam sebelum Inggris kalah adu penalti dari Italia. Kericuhan dan kekacauan mulai terjadi di Leicester Square.

“Terima kasih kepada puluhan ribu penggemar yang memiliki semangat yang baik dan berperilaku bertanggung jawab. Kami melakukan 49 penangkapan pada siang hari untuk berbagai pelanggaran. Kami akan memiliki petugas yang berjaga sampai larut malam,” sebut rilis kepolsian Inggris setelah laga.

“Setidaknya ada 19 petugas kami terluka saat mereka menghadapi kerumunan. Ini sepenuhnya tidak dapat diterima. Terima kasih banyak kepada petugas di seluruh London atas peran mereka dalam menjaga keamanan dan pergerakan warga London malam ini.”

Inggris bermain di final turnamen besar untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1966. Federasi sepak bola Inggris (FA) mengutuk tindakan dari mereka yang memaksa masuk ke stadion.

Seorang juru bicara FA mengatakan bahwa pertandingan besar Inggris melawan Italia dirusak oleh Hooligan.

“Orang-orang ini memalukan bagi tim Inggris dan semua penggemar sejati yang ingin menikmati salah satu pertandingan terpenting dalam sejarah kami,” sebut pernyataan Humas Wembley itu.

“Kami akan bekerja dengan otoritas terkait untuk mengambil tindakan terhadap siapa pun yang diidentifikasi secara ilegal memaksa masuk ke stadion.”

Pejabat Wembley sebelumnya membantah para penggemar mendapatkan akses ke lapangan tanpa tiket.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini