Kegagalan Bukayo Saka Dibela Legenda Manchester United

0
79

Roy Keane yang merupakan legenda Manchester United merasa tak senang dengan para pemain senior Inggris yang dianggap membiarka Bukayo Saka mengambil penalti.

Saka menjadi biang kegagalan Inggris menjuarai Euro 2020 karena penaltinya berhasil ditepis kiper Italia, Gianluigi Donnamrumma. Italia pun akhirnya mengalahkan Inggris 3-2.

Keane beranggapan bahwa Saka yang masih berusia 19 tahun terlalu menanggung beban. Apalagi di klubnya, Arsenal, ia tak pernah mengambil tendangan penalti.

Keane mengecam para pemain senior yang tak tampil dalam drama adu penalti itu.

“Jika Anda (Raheem) Sterling atau (Jack) Grealish, Anda tidak bisa duduk di sana dan meminta seorang anak muda (Saka) melakukan tendangan penalti di depan Anda, Anda tidak bisa,” kata Keane kepada ITV, Senin (12/7).

“Anda tidak bisa membiarkan pemain muda berusia 19 tahun mengambil tugas berat. Mereka (pemain senior) memiliki lebih banyak pengalaman, Sterling telah memenangkan trofi, mereka harus berada di depan anak muda itu dan berdiri.” tukasnya.

Sementara itu manajer Inggris, Gareth Southgate mengatakan bahwa pemilihan pemain dalam adu penalti sudah direncanakan. Ia memilih pemain berdasarkan latihan sebelum bertanding.

“Saya memilih penendang penalti berdasarkan apa yang telah kami lakukan dalam latihan dan tidak ada yang sendirian. Kami telah menang bersama sebagai tim dan itu mutlak dilakukan kami semua,” ucap Southgate.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini