Juan Roman Riquelme Dan Kegagalannya Di Barcelona


Juan Roman Riquelme Dan Kegagalannya Di Barcelona

Juan Roman Riquelme Dan Kegagalannya Di Barcelona

Publik Dunia sepakbola mesti tak asing lagi dengan nama Juan Roman Riquelme. Dia merupakan salah satu playmaker terbaik dunia pada masa itu. Namun sayang, dia di  Barcelona tak bisa sukses seperti harapan banyak orang. Padahal pada saat itu dia dianggap akan sukses besar di Eropa bersama dengan Blaugrana. Ada beberapa penyebab yang membuat Juan Roman Riquelme gagal dan salah satunya adalah masalah pelatih.

Juan Roman Riquelme menjadi buah bibir saat berhasil membawa Tim Tango menjuarai piala dunia U-20 pada tahun 1997. Pada saat itu Riquelme masih membela Boca Juniors. Bersama klub asal Argentina itu, dia juga cukup sukses. Dia berhasil membawa klub ini juara liga lokal serta Copa Libertadores. Nah pada tahun 2012 akhirnya dia bergabung bersama Barcelona.

Saat itu Blaugrana harus menyiapkan dana sebesar 11 juta euro untuk memboyong sang pemain. Pada zaman itu, harga Riquelme terbilang mahal dan sempat menjadi buah bibir. Tapi kenyataan pahit harus diterima sang pemain. Dia gagal bersinar karena tidak di tempatkan di posisi terbaik yang membuat namanya bersinar.

Pada waktu Riquelme datang, Barcelona saat itu dilatih oleh Luis van Gaal. Pelatih ini datang dengan harapan dapat membuat Barca kembali berjaya. Saat Riquelme datang, sambutan Van Gaal terbilang sangat buruk. Dan inilah yang membuat Riquelme mengingat cerita ini sampai dengan sekarang.

Gara-gara Van Gaal

Saat saya datang ke Barcelona, sepertinya Van Gaal tak menginginkan saya sama sekali. Dia juga mengatakan kepada saya saat itu dengan tegas bahwa tak membutuhkannya. Ini membuat saya terkejut. Namun saya menganggap hal itu wajar, dan saya tetap saja tak ambil pusing,” kujar Riquelme ke Mundo Deportivo.

“Van Gaal juga mengkritik saya karena sering kali tak mendapat bola. Dia mengatakan jika saya tanpa bisa mengontrol bola, bukan siapa-siapa diatas lapangan. Saya saat itu cuman bisa bersabar. Semua yang terjadi bukan apa sebenarnya yang saya inginkan,” tutup sang pemain.

Bersinar Bersama Villarreal

Setelah itu Van Gaal dipecat karena gagal membawa Barca ke permainan terbaiknya. Posisi mantan pelatih MU itu kemudian di tempati oleh Radomir Antic. Riquelme sempat berfikir jika ini merupakan kesempatan. Tapi nyatanya setelah di mainkan 1 laga, dia kembali ke bangku cadangan. Merasa tak sesuai ekspektasi, Barca kemudian meminjamkan Riquelme ke Villarreal.

Dan disinilah Riquelme menemukan permainan terbaiknya. Dia bermain sangat baik sejak ditempatkan di posisi aslinya. Bahkan dia mampu membawa Villarreal melaju ke semifinal Liga Champions saat itu. Dan catatan ini menjadi cerita manis Riquelme bersama dengan El Submarino Amarillo.

Previous Dortmund Memang Pilihan Tepat Untuk Haaland

Next Pemain West Ham Rela Potong Gaji Agar Gaji Staff 100 Persen

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *