Jose Mourinho Akui Dirinya Kejam ke Pemain


Jose Mourinho Akui Dirinya Kejam ke Pemain

Jose Mourinho Akui Dirinya Kejam ke Pemain

Jose Mourinho mengakui dirinya kejam ke para pemain kala melatih. Mulutnya mudah melontarkan kata-kata kasar, meski kemudian meminta maaf.

Jose Mourinho merupakan salah satu pelatih terbaik di Eropa. Dirinya sudah memenangkan banyak gelar dari Liga Inggris, Liga Champions, Liga Spanyol, hingga Liga Europa.

Chelsea, Real Madrid, Inter Milan, dan Mancheester United sudah merasakan tajinya. Tottenham Hotspur tampaknya masih menunggu waktu untuk bisa merasakan piala dari Jose Mourinho.

Dilansir The Sun, Jose Mourinho blak-blakan soal bagaimana dirinya melatih suatu tim. Dia mengakui, dirinya kejam.

‘Saya adalah orang yang keras kepala dan kejam, yang mudah melontarkan kata-kata kasar,’ katanya.

Dia pun kerap memarah-marahi pemain. Pemain yang tak mau ikut arahannya, siap-siap tak akan merumput.

‘Saya ingat kala itu saat melatih Inter, Juventus memenangi Scudetto dan saya memarahi tim,’ ujar Mourinho.

‘Namun setelahnya saya sadar saya telah menyakiti mereka, lalu meminta maaf,’ lanjut pria asal Portugal itu.

Pemain sekelas Cristiano Ronaldo pun tak luput dari amarahnya

Cristiano Ronaldo, sang megabintang yang selalu mengundang decak kagum dari para penonton dengan pundi-pundi gol yang ia ciptakan. Namun hal itu sepertinya tidak berarti di mata mantan pelatihnya waktu masih di Real Madrid dulu, Jose Mourinho.

Adebayor berkisah bahwa Mourinho pernah begitu marah saat jeda babak pertama meskipun sedang unggul 3-0. Tak tahu mengapa saat itu Cristiano Ronaldo yang menjadi sasaran amarahnya, sang pencetak hattrick pada saat itu.

‘Saat itu, kami telah mengantongi kemenangan 3-0 di jeda babak pertama. Mourinho tiba-tiba datang dan menggila. Dia menendang kulkas, televisi, melempar air. Dia membunuh semua orang. Saya ingat dia pernah membunuh Ronaldo usai mencetak hat-trick,’ tutur Adebayor kepada Daily Mail.

‘Dia berkata, ‘Semua orang bilang anda yang terbaik di dunia dan anda bermain buruk. Tunjukkan yang terbaik dari anda’,’ lanjutnya.

Etos kerja Ronaldo seperti ini saja masih bisa kena semprot Mourinho

Adebayor juga menceritakan pengalamannya berlatih bersama Ronaldo dulu. Katanya, etos kerja yang luar biasa dari pemain asal Portugal tersebut membuat para pemain Real Madrid lainnya terlihat seperti bocah di sesi latihan itu.

Bahkan jika Adebayor melakukan latihan sekeras yang ia bisa, masih tetap tak ada artinya di mata Ronaldo. Porsi latihan yang Ronaldo lakukan bahkan berkali-kali lipat banyaknya ketimbang pemain Madrid lainnya.

26 Trofi telah diraih Jose Mourinho sepanjang karirnya. Dia pun sudah pernah menyabet empat gelar pelatih terbaik di dunia.

Sayang musim ini, Jose Mourinho belum bisa memberikan trofi untuk Tottenham Hotspur. Padahal, Mourinho kerap kali juara di musim pertama kala membesut suatu tim.

Previous 3 Pemain Terhebat Premier League versi Pochettino

Next Mateo Kovacic Akui Frank Lampard Banyak Membantu Kariernya

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *