Jose Mourinho Akan Mempertebal Parkir Bus Tottenham


Jose Mourinho Akan Mempertebal Parkir Bus Tottenham

Jose Mourinho Akan Mempertebal Parkir Bus Tottenham

Jose Mourinho siap membuat taktik parkir bus klub Liga Inggris Tottenham Hotspur lebih tebal daripada sebelumnya.

Jose Mourinho beberapa hari yang lalu sudah dianggap aneh Gus Poyet jika pelatih klub Liga Inggris Tottenham Hotspur itu tidak jadi juara. Meski tidak membalas komentar Poyet, namun The Special One memberikan respon luar biasa melalui perubahan taktiknya.

Football London melaporkan jika Mourinho akan mempertebal taktik parkir bus Spurs dengan melakukan perubahan skema permainan. Taktik 4-2-3-1 yang sudah ia terapkan sejak datang menggantikan Mauricio Pochettino akan ia ganti dengan taktik 4-3-3. Taktik ini kuat dalam bertahan dengan sekaligus kuat untuk dibawa menyerang.

Steven Bergwijn dan Gedson Fernandes yang sudah didatangkan para bursa transfer pemain Januari akan mendapatkan peran lebih dengan digeser ke depan. Bergwijn akan memberikan performa terbaiknya dari sayap sementara Gedson akan menjadi jangkar lini tengah Spurs dalam peran penting di taktik 4-3-3 Mourinho.

Jose Mourinho harus menguji taktik barunya di pertandingan

Perubahan taktik ini secara tidak langsung berdampak pada Dele Alli, Tanguy Ndombele dan beberapa pemain Spurs lainnya. Alli akan dipaksa lebih keluar main melebar dalam beberapa formasi berbeda. Ndombele bisa berkembang sebagai pemain Box-to-Box di lini tengah. Ndombele juga jadi bisa lebih menyerang saat bertanding.

Winks dan Sissoko berpotensi menjadi pemain gelandang bertahan baru dan bermain lebih dalam di lini tengah. Lo Celso, Gedson dan Ndombele jadi berpeluang mendapatkan bola dari Winks dan Sissoko untuk maju dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa lakukan di wilayah ketiga akhir lapangan.

Dengan Bergwijn dan Son Heung-Min yang akan segera pulang dari menuntaskan pelatihan dasar akan bermain di sebelah Harry Kane saat melakukan serangan, juga dengan Alli, Gedson, Ndombele dan Lo Celso mendorong dari lini tengah akan memberikan Spurs ujung tombak yang menakutkan. Perubahan ini jelas perlu pengujian langsung di pertandingan.

Tak ingin ulangi kesalahan saat hadapi RB Leipzig di Liga Champions musim ini

Jose Mourinho harus terima kekalahan pada duel babak 16 Besar Liga Champions 2019/2020. Sebab, kiprah tim yang dilatihnya, Tottenham, harus kandas. Tottenham tidak berdaya melawan tim asal Jerman, RB Leipzig.

Skuad Tottenham sukses dipecundangi RB Leipzig dengan skor telak 3-0 di Redbull Arena, Rabu (11/3/2020) dini hari WIB. Dua gol Marcel Sabitzer di babak pertama plus gol Emil Forsberg di akhir babak kedua memaksa tim asuhan Jose Mourinho pulang dengan tangan hampa.

 

RB Leipzig berhak lolos ke perempat final dengan kemenangan agregat 4-0 setelah dalam laga leg pertama di markas Tottenham mereka menang 1-0.

Kegagalan tersebut berbuntut olok-olok warganet kepada Mourinho. Ada yang menyebut taktiknya sudah usang dan masih banyak lagi.

Seolah tak ingin mengulangi kesalahannya itu, kini sang pelatih akan gunakan taktik baru yang dirasa bisa menjadikan skuad lebih bertenaga.

Previous Liga Inggris Akan Membujuk Para Pemain Yang Ketakutan

Next Performa De Jong Dari Kacamata Ronald de Boer

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *