Jordan Henderson Kapten Tim Paling Menyebalkan


Jordan Henderson Kapten Tim Paling Menyebalkan

Jordan Henderson Kapten Tim Paling Menyebalkan

Jordan Henderson kapten tim menyebalkan, tetapi sebagai yang terbaik. Hal ini disampaikan rekan setimnya di Liverpool, Georginio Wijnaldum.

Sebelumnya, Jordan Henderson didatangkan Liverpool pada tahun 2011 lalu. Gelandang tengah timnas Inggris itu didatangkan The Reds dari Sunderland dengan nilai transfer 20 juta pounds (sekitar Rp 363,8 miliar). Kedatangannya pun diharapkan bisa memperkuat lini tengah The Reds.

Benar saja, pemain bola asal Inggris tersebut mampu membuktikan kualitas terbaiknya sebagai seorang gelandang tengah yang tangguh. Bahkan penampilannya kian ciamik usai dirinya dipoles oleh Jurgen Klopp.

Sang motivator yang menjengkelkan

Dengan pengalamannya, ia pun dianggap cocok sebagai kapten Liverpool. Tapi sepanjang sang pemain memimpin rekan-rekannya, ia kerap melakukan motivasi yang terkadang bisa menjengkelkan rekan setimnya. Salah satu pemain yang merasakannya adalah Georginio Wijnaldum.

Namun, Wijnaldum menilai apa yang sudah dilakukan oleh Henderson diruang ganti pemain akan sangat membantu ia dan rekan yang lainnya untuk bertanding. Terbukti, dalam beberapa musim terakhir, penampilan klub asal Merseyside benar-benar sangat mengkilap di kompetisi Liga Inggris dan level Eropa.

Berbicara kepada Sky Sports, pemain bola asal Belanda tersebut menyatakan dirinya sudah bermain dengan beberapa pemain yang memiliki kepemimpinan yang hebat, ia harus mengatakan Kevin Strootman dan Jordan Henderson, yang mana menurutnya, di atas yang lain.

Kemudian baginya Mark Van Bommel juga seorang pemimpin yang baik dan kapten yang bagus, tetapi dari mereka bertiga, Wijnaldum memilih Henderson. Bahkan, ia mengungkapkan adanya dia bisa menyebalkan, terutama ketika sedang memotivasi para pemain di lapangan.

Tapi jika dipikir dengan apa yang semua ia lakukan, mengapa dia melakukannya, ia menilai untuk membantu pemain lain sebagai pribadi yang baik dan juga untuk tim.

Sehingga jika memikirkannya dengan cara seperti demikian, setiap pemain selalu menghargainya. Jadi, ia dan rekan setimnya di Liverpool sangat senang dengan apa yang dilakukan oleh Henderson.

Jordan Henderson sebelum pandemi, tercatat telah tampil 25 laga di liga dengan mengemas 3 gol. Kemudian, ia juga memberikan 5 assist dan mendapatkan 1 kartu kuning. Di Liga Champions, ia memainkan 6 laga saja dan 1 laga pada ajang Community Shield.

Untuk gelar juara, mantan pemain Sunderland itu berhasil mempersembahkan gelar League Cup, Liga Champions, UEFA Super Cup dan Piala Dunia Antarklub.

Gelandang tengah timnas Inggris itu didatangkan The Reds dari Sunderland dengan nilai transfer 20 juta pounds (sekitar Rp 363,8 miliar).

Kehadirannya berdampak baik melebihi Xabi Alonso

Henderson telah menunjukkan hasil kerja kerasnya dengan berhasil mengangkat trofi Liga Champions dan Piala Dunia Klub pada 2019. Steve Nicol pun tak segan melontarkan pujian kepada gelandang berusia 29 tahun itu.

Bahkan, Nicol menyebut kehadiran Henderson berdampak baik untuk Liverpool jauh lebih besar daripada pendahulunya, Xabi Alonso.

‘Anda harus mengatakan bahwa Henderson lebih efektif karena Liverpool telah memenangi Liga Champions dan ia adalah salah satu alasan utama mengapa mereka akan memenangi Liga Inggris,’ kata Nicol seperti dikutip BolaSport.com dari ESPN.

‘Sebagai pemain hebat seperti Alonso, saya pikir pengaruh Henderson terhadap tim ini lebih besar daripada Alonso.’

Previous Marko Grujic Pasti Bakal Kembali Ke Liverpool

Next Arsenal Masih Bisa Bermain di Liga Champions

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *