Jika Tak Dapat Jadon Sancho, Chelsea Incar Corona


Jika Tak Dapat Jadon Sancho, Chelsea Incar Corona

Jika Tak Dapat Jadon Sancho, Chelsea Incar Corona

Jadon Sancho diperebutkan banyak klub, salah satunya Chelsea. Namun jika The Blues tak bisa mendapatnya, Jesus Manuel Corona bisa jadi alternatif.

Harga Jadon Sando, jadi pertimbangan bagi Chelsea

Dilansir Daily Star, Jadon Sancho diperebutkan oleh klub-klub top Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, Manchester United, dan Chelsea. Manchester United disebut sebagai yang terdepan untum mendapat tanda tangannya.

Harga yang dilepas Borussia Dortmund pun diyakini ratusan juta paun. Tentu, bukan harga yang murah mengingat klub-klub juga lagi kesulitan dana di situasi pandemi virus Corona ini.

Chelsea pun menyiapkan alternatif jika mereka tidak mendapatkan Jadon Sancho. Nama Jesus Manuel Corona, masuk dalam radar.

Jesus Manuel Corona adalah pemain asal Meksiko yang memperkuat FC Porto sejak tahun 2015. Dia biasa bermain di sayap kanan.

Sepanjang musim 2019/2020, Corona sudah bermain sebanyak 24 kali di Liga Portugal. Golnya memang baru dua, tapi assistnya sudah 10.

Musim ini, Corona masih menjadi andalan Porto. Pemain 27 tahun ini mencetak 1 gol dari 28 pertandingan di semua kompetisi.

Teranyar, Corona tampil penuh 90 menit saat Porto menghadapi Bayer Leverkusen di leg 1 babak 32 besar Liga Europa, Jumat dini hari WIB, 21 Februari 2020. Sayang, dalam laga di BayArena ini, Porto takluk 1-2.

Dua gol Leverkusen dicetak Lucas Alario di menit 29 dan Kai Havertz (57′) lewat titik penalti. Gol balasan Porto disumbangkan Luis Diaz di menit 73.

Corona dibanderol dengan harga 26 juta paun

Porto diyakini melepas Jesus Manuel Corona seharga 26 juta paun. Harga yang rasanya masih bisa ditebus Chelsea.

Jesus Manuel Corona bisa menjadi pengganti Willian di sayap kanan. Pasalnya, kedua sayap Chelsea yaitu Willian dan Pedro sudah memasuki kepala tiga dan kontraknya tak lama lagi habis.

Corona mengawali karier sepak bolanya di klub lokal Meksiko, Monterrey. Menurut sumber dekat klub, bakatnya ditemukan oleh pemandu bakat berpengalaman klub bernama Alejandro Niemeijer.

Debutnya dijalani di usia 17 tahun di bawah pelatih Victor Manuel Vucetich pada 17 Agustus 2010. Ia menjadi pemain inti pada laga tandang melawan Atlante yang dimenangi dengan skor 2-1.

Pada 22 Agustus 2013, Corona bergabung bersama klub Belanda FC Twente. Ia dikontrak empat tahun. Sayangnya, selama kontrak Corona hanya berstatus sebagai pemain tim cadangan dan bermain di Divisi II. Ia sempat mengalami cedera, yang menghambat kariernya masuk ke tim utama Twente.

Meski berstatus pemain tim kedua di Twente, tapi Corona menarik minat klub asal Portugal, FC Porto. Pada 31 Agustus 2015, Twente mengumumkan transfer Corona ke Porto. Ia dikontrak dengan durasi waktu 4,5 tahun senilai 10,5 juta euro atau sekitar Rp186 miliar, dengan buy-out clause 50 juta euro atau sekitar Rp888 miliar.

Pada 12 September, Corona mencetak dua gol dalam debut resminya sekaligus memberikan kemenangan 3-1 bagi klub. Kala itu lawannya FC Arouca. Gol ketiga Corona terjadi pada 25 September untuk memberikan keunggulan 2-1 ketika menghadapi Moreirense. Sayang, pertandingan berakhir 2-2.

Keran golnya kembali mengucur kala mencetak gol pembuka dalam kemenangan 4-0 melawan Belenenses.

Pada 24 Oktober 2018, Corona mencetak sebuah gol dan assist dalam kemenangan 3-1 Porto atas Lokomotiv Moscow pada fase grup Liga Champions. Berkat performa apiknya Corona disodori kontrak baru pada Maret 2019, membuatnya bertahan hingga 2022.

Previous Dortmund Vs Munchen: Laga Penentuan Sang Raja

Next Gara-gara ke Supermarket, Kiper Bournemouth Positif Corona

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *