Jika Liga Inggris Tanpa Penonton, MU Menangis Paling Keras


Jika Liga Inggris Tanpa Penonton, MU Menangis Paling Keras

Jika Liga Inggris Tanpa Penonton, MU Menangis Paling Keras

Liverpool memuncaki klasemen Liga Inggris saat kompetisi dihentikan akibat pandemi corona Covid-19. The Reds punya keunggulan 25 poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City.

Meski masih di tengah wabah corona Covid-19, ada kabar bagusnya. Liga Inggris dilaporkan bakal kembali bergulir pada Juni 2020. Operator kompetisi mengklaim sudah mendapat kabar bagus dari pemerintah Inggris.

Dikabarkan tanpa penonton

Jika sepak bola Liga Inggris tanpa penonton untuk musim depan 2020/2021 maka Manchester United dan dua tim jersey merah lainnya akan menangis paling keras. Mereka bertiga memiliki pendapatan terbesar dari tiket stadion.

Dalam data yang disampaikan oleh BBC pada Rabu (6/5) dinihari, tiga tim yang terbanyak kehilangan pendapatan dari tiket laga-laga tandang jika Liga Inggris tanpa penonton adalah Manchester United, Arsenal, dan Liverpool. Secara kebetulan ketiganya adalah tim dengan jersey merah. Di bawah mereka menyusul tiga tim, dengan dua di antaranya biru: Tottenham Hotspur, Chelsea dan Manchester City.

Stadion sepak bola tanpa penonton kemungkinan besar akan menjadi kenormalan baru pada dunia sepak bola setelah pandemi Covid-19 saat ini melanda seluruh dunia. Tidak bisa dihindari termasuk benua Eropa yang paling menderita dampaknya. Petinggi Football Association (PSSI-nya Inggris) Greg Clarke mengatakan, ‘Dalam waktu dekat sulit melihat penonton kembali ke laga-laga sepak bola.’

Pendapatan dari penjualan tiket seluruh klub berkurang signifikan

Memang pendapatan dari tiket laga-laga kandang sudah tak sebesar dulu lagi. Hal ini seiring dengan makin signifikannya pendapatan dari hak siar televisi dan hak komersial lainnya seperti iklan di jersey. Tapi tetap saja pendapatan dari sumber tersebut dapat berjumlah Trilyunan rupiah. Data pendapatan setiap tim dari tiket stadion bisa dilihat di bawah ini, dengan sumbu X memperlihatkan nilai pendapatan mereka selama ini.

Jika Liga Inggris Tanpa Penonton, MU Menangis Paling Keras

Seperti bisa Anda lihat sendiri, Manchester United akan menangis paling keras jika musim 2020/2021 Liga Inggris tanpa penonton. The Red Devils akan kehilangan pendapatan seluruh musim sebesar 111 juta pound (setara Rp 2 Trilyun lebih) dari tiket masuk stadion ini. Arsenal dan Liverpool menyusul pada posisi kedua dan ketiga, masing-masing dengan 96 juta pound (1,8 Trilyun rupiah) dan 84 juta pound (1,58 Trilyun rupiah).

Tottenham, Chelsea dan Manchester City berada pada posisi tiga sampai enam dengan potensi kehilangan dalam satu musim penuh mencapai kisaran Rp 1,54 Trilyun sampai Rp 1,03 Trilyun. Sementara itu tiga tim terbawah yang tak terlalu peduli dengan pendapatan tiket kandang stadion adalah Huddersfield, Bournemouth dan Burnley. Ketiganya akan kehilangan potensi pendapatan pada kisaran Rp 94 Milyar dalam semusim.

Previous Ini Kabar Chelsea Terkait Dua Pemain Incarannya

Next Jurgen Klopp Jawab Spekulasi Transfer Sancho dan Mbappe

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *