Jersey Man City Dikritik Penggemar, Seperti Motif Virus


Jersey Man City Dikritik Penggemar, Seperti Motif Virus

Jersey Man City Dikritik Penggemar, Seperti Motif Virus

Manchester City menjadi sorotan karena viralnya jersey mereka untuk musim yang baru. Salah satu penggemar dengan jijik mengatakan, motif jersey itu mirip virus di bawah mikroskop.

Setelah pertama kali dibocorkan oleh situs yang spesialis gambar-gambar jersey klub, FootyHeadline.com, gambar jersey ketiga dari Manchester City untuk musim yang baru itu dengan cepat viral di media sosial, tapi tidak memperoleh sambutan seperti yang diinginkan oleh produsen jersey, Puma.

Jersey City mirip virus di bawah mikroskop

Dalam usaha mereka untuk menjadi yang pertama menghasilkan desain baru dan unik, pabrikan pembuat jersey sepak bola berlomba-lomba semakin berani dengan ide-ide mereka. Namun jersey ketiga Man City untuk musim 2020/2021 mendapatkan kritik karena memiliki motif aneh, yang oleh salah satu penggemar disebut sebagai mirip “virus di bawah mikroskop”.

????????? Manchester City 20-21 Third Kit Prediction (by @City_Xtra): https://t.co/Gi6XULnK4Q

— Footy Headlines (@Footy_Headlines) May 18, 2020

Jersey kandang The Skyblues untuk musim depan juga sedikit aneh, dengan warna biru muda yang biasa tapi disertai motif bergaris-garis. Anda bisa melihat sedikit warna dan jenis motif itu pada akun Twitter di bawah ini.

????????? Manchester City 20-21 Third Kit Prediction (by @City_Xtra): https://t.co/Gi6XULnK4Q

— Footy Headlines (@Footy_Headlines) May 18, 2020

Manchester City tengah hadapi sidang Pengadilan Arbitrase Olahraga

Manchester City akan memusatkan perhatian mereka pada sidang Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang akan dimulai di Swiss pada tanggal 8 sampai 11 Juni 2020. Sidang ini akan membahas banding Manchester City untuk larangan dari UEFA soal berpartisipasi di Liga Champions selama dua musim ke depan. Jika banding diterima maka skuad Pep Guardiola itu akan bertanding di kompetisi elit Eropa musim depan.

Tapi jika banding ditolak maka Manchester United akan bersorak karena itu berarti mereka lolos ke Champions League meski pun duduk di urutan kelima klasemen Premier League.

Dalam sebuah pernyataan, UEFA mengatakan City “melebih-lebihkan pendapatan sponsornya dalam informasi yang disampaikan ke UEFA antara 2012 dan 2016”.

Klub itu juga dinyatakan bersalah karena “gagal bekerja sama dalam penyelidikan oleh CFCB” dan akan dilarang tampil dari kompetisi Eropa pada musim 2020/21 dan 2021/22.

Sementara, Kepala eksekutif Manchester City, Ferran Soriano menggambarkan tuduhan itu sebagai “salah sasaran”. Lalu menambahkan bahwa klub “akan melakukan segala yang dapat dilakukan untuk membuktikannya” dalam proses banding yang mereka ajukan.

Semua klub yang bersaing dalam kompetisi UEFA diharapkan dapat beroperasi sesuai kemampuan mereka dan memenuhi target, sementara transaksi harus transparan.

Previous 3 Wonderkid Gagal di Man United, Begini Nasibnya Sekarang

Next Emerson Palmieri Akui Ingin Kembali ke Liga Italia

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *