James Rodriguez Merusak Karirnya Sendiri


James Rodriguez Merusak Karirnya Sendiri

James Rodriguez Merusak Karirnya Sendiri

James Rodriguez mendapat kritik yang cukup keras untuk karirnya di dunia sepak bola. Dia dituduh sebagai pemain sepak bola yang manja dan berakibat fatal untuk karirnya sendiri. Bisa dikatakan semua yang terjadi karena perbuatannya sendiri dan bukan salah dari klub.

Ini jelas sangat disayangkan untuk seorang pemain seperti dirinya. Padahal dia bisa menjadi pemain yang terus bersinar jika karir dia tetap lancar. Namun penyesalan memang selalu datang saat yang tak tepat.

Di Real Madrid sendiri, nasib dari James Rodriguez juga cukup memprihatinkan. Musim ini dia bahkan belum bisa menembus skuad utama. Dia musim ini hanya bermain dari bangku cadangan dengan mengoleksi 13 pertandingan.

Sungguh hal ini sangat di sayangkan dan tentunya banyak orang yang mengelus dada. Coba saja jika apa yang dikatakan orang yang mengkritiknya tidak terjadi, mungkin nasib dari James Rodriguez akan berbeda.

Menurut beberapa media ternama Spanyol, James Rodriguez sepertinya bakal segera di jual musim depan. Pemain yang sempat membela Munchen ini juga sepertinya sangat setuju dengan keputusan klub ini. Dia sebenarnya juga ingin hengkang pada awal musim ini untuk mencari pengalaman baru.

Namun saat itu Zidane masih tak mau melepasnya karena masih sangat diperlukan untuk tim saat ini. Namun jika sifat dari James Rodriguez tak berubah, semua ini pasti akan terjadi lagi.

Menghancurkan karirnya Sendiri

James Rodriguez merusak karirnya sendiri. Dia bisa dibilang pemain yang manja dan berharap semua keinginan tercapai. Dia tak akan menjadi pemain sukses jika masih seperti ini. Dia saat ini juga sudah tak lagi muda. Waktu dia di dunia sepak bola juga bisa dikatakan tinggal beberapa musim lagi. Jadi dia harus memikirkan masa depannya dengan baik,” ujar Ivan Meija, jurnalis Media di Spanyol.

Dulu ketika dia datang ke Madrid, dia merasa dirinya adalah bintang utama. Namun sayangnya di sana masih ada Ronaldo yang tak mungkin bisa di gantikan. Dia terlalu berharap terlalu besar dan juga tak bisa menerima kenyataan. Sayang sekali pemikirannya saat itu seperti anak kecil. Jadi wajar jika hasilnya seperti yang kita lihat di Rodriguez sekarang ini.”

Bukan Salah Pelatih

Semua ini bukan salah pelatih yang pernah menanganinya. Dia selalu berselisih dengan semuanya bahkan membuat hubungannya kian buruk. Ini jelas karena perbuatannya sendiri. Pelatih juga sebenarnya mencoba membantu Rodriguez dengan hal ini. Tapi apa yang terjadi tetaplah tak berubah, sang pemain tetap seperti dulu ketika datang ke Eropa,” Meija menambahkan.

Jika saja nanti Rodriguez hengkang ke tim baru, belum tentu dia akan sukses. Menurut banyak pendapat, Rodriguez harus bisa merubah sifat jeleknya itu.

Previous Ramos Senang Dengan Kembalinya La Liga

Next Pelatih Juventus Ingin Kembali Reuni Dengan Jorginho

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *