Ingin Kontrol Penuh, Pemilik Chelsea Gagal Beli Tottenham


Ingin Kontrol Penuh, Pemilik Chelsea Gagal Beli Tottenham

Ingin Kontrol Penuh, Pemilik Chelsea Gagal Beli Tottenham

Pemilik Chelsea pernah hampir saja membeli Tottenham Hotspur, bahkan sebelum mengambil alih The Blues. Tapi langkah itu gagal karena ingin menguasai mayoritas saham.

Roman Abramovich memutuskan untuk menolak tawaran saham Tottenham Hotspur . Jika pembelian itu terjadi ia pastinya harus menggelontorkan uang sangat banyak untuk membeli klub asal London lainnya, Chelsea, pada tahun 2003 silam.

Abramovich di tawari saham Tottenham Hotspur

Kesuksesan The Blues di era modern tidak bisa dilepaskan dari campur tangan milyuner Rusia keturunan Yahudi, Roman Abramovich, dengan hasil lima gelar juara Liga Inggris, lima Piala FA, satu piala Liga Champions dan dua trofi Liga Europa. Banjir uang hasil dari bisnis migas Abramovich membuat Chelsea menjadi salah satu klub kuat Inggris yang harus diperhitungkan sampai saat ini.

Namun ternyata Roman Abramovich sempat ditawari membeli saham sang rival, Tottenham Hotspur, ketika ia pertama kali tertarik untuk melibatkan diri di dunia sepak bola. Pengakuan tersebut meluncur dari mulut mantan direktur Chelsea, Mark Taylor pada podcast Straight Outta Cobham.

Abramovich Inginkan hak control Spurs secara penuh

Taylor pun berkata bahwa kegagalan pembelian saham Spurs lebih disebabkan oleh keinginan ambisius Abramovich untuk mengontrol klub secara penuh.

‘Titik kuncinya terjadi ketika Roman dan Eugene Tenenbaum bertemu Ken [Bates] untuk menegaskan bahwa mereka ingin membeli kontrol [atas klub]. Saya rasa mereka pun sebelumnya sudah bertemu Daniel Levy [yang tidak mengizinkan penguasaan mayoritas itu terjadi],’ aku Taylor pada The Athletic.

‘Chelsea memang sedang mencari investor selama 18 bulan dan sudah membuang-buang banyak waktu, sebelum sosok Roman memungkinkan kesepakatan itu terjadi.’

‘Tidak ada yang tahu betul siapa dia, dan pada Jumat pagi pengacara-pengacara Roman membawa majalah Forbes dari Amerika dan saya rasa dia berada di urutan No 15 dalam daftar orang terkaya, yang menjadi titik awal yang baik.’

Tidak lama kemudian, tepatnya pada musim panas 2003, The Blues berpindah tangan ke Roman Abramovich dan menjadi pemilik Chelsea sepenuhnya. Hal ini membuktikan kontrol mayoritasnya tersebut terjadi dengan sokongan terhadap klub, baik secara moral maupun material.

Pemilik Chelsea Roman Abramovich mempunyai dua kewarganegaraan, Rusia dan Israel. Ia lahir pada tahun 1966 dan menjadi pemegang saham mayoritas dari perusahaan investasi Millhouse LLC. Dia adalah mantan gubernur daerah otonomi Chukotka di Rusia.

Previous Aksi Kriminal Bruno Fernandes Yang Bikin Manch City Syok

Next Timo Werner Berpeluang Gabung Liverpool Pada 2021

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *