Ingin Balik Ke Barca, Neymar Harus Rela Pemasukan Bekurang


Ingin Balik Ke Barca, Neymar Harus Rela Pemasukan Bekurang

Ingin Balik Ke Barca, Neymar Harus Rela Pemasukan Bekurang

Neymar bisa kembali berseragam Barcelona. Akan tetapi, ia harus rela gajinya disunat sekitar 60 persen.

Selama memperkuat Paris Saint-Germain, Neymar diklaim mendapatkan penghasilan sebesar 50 juta euro dalam satu tahun atau setara dengan 832,9 miliar rupiah. Dengan nilai setinggi itu wajar saja Neymar dinobatkan sebagai pemain dengan gaji termahal di Ligue 1.

Akan tetapi Neymar bisa kehilangan pemasukan dalam jumlah besar andai dirinya tetap memaksakan pulang ke Barcelona di bursa transfer musim panas tahun ini.

Pada tahun 2017 silam, Neymar memutuskan memasuki babak baru dalam kehidupannya. Ia memutuskan meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan PSG dengan mahar transfer 222 juta euro.

Neymar Tak Betah Di Prancis

Namun Neymar ternyata tidak kerasan di Ibukota Prancis. Ia diberitakan sudah satu tahun terakhir mengupayakan agar bisa kembali memperkuat Barcelona.

Mundo Deportivo mengklaim bahwa Barcelona siap untuk menampung kepulangannya. Namun sang penyerang harus rela gajinya dipotong dengan nominal yang sangat besar.

Saat memutuskan bergabung dengan PSG, Neymar mendapatkan gaji dengan nominal yang sangat fantastis.

Ia mendapatkan gaji sebesar 50 juta euro per musim. Nominal ini bahkan dirumorkan melampaui gaji Messi dan Ronaldo.

Gaji sebesar itu tidak hanya berasal dari gaji dari PSG, namun juga termasuk sponsor dari Qatar National Bank.

Hanya 20 Juta Euro per Tahun

Jika Neymar ingin kembali ke Barcelona, ia harus rela meninggalkan kenyamanan gaji besar yang ia dapatkan di PSG.

Pasalnya beban gaji Barcelona saat ini sudah sangat besar. Pasalnya mereka memiliki beberapa pemain terbaik di dunia seperti Antoine Griezmann, Lionel Messi dan Luis Suarez.

Pihak El Blaugrana hanya bisa membayar Neymar sebesar 20 juta euro per musim jika ia ingin menjadi bagian dari El Blaugrana musim depan.

Hal itu tak terlepas dari krisis keuangan yang dialami oleh Barcelona akibat pandemi virus corona. Terlebih Spanyol saat ini menjadi negara terparah yang terpapar covid-19 dengan jumlah kasus melebihi Italia.

Previous Bek Serba Bisa Yang Jadi Rebutan Duo Klub Liga Inggris

Next Cucu Tunjuk Langsung Putranya Isi Jabatan Strategis PT LIB

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *