Higuain Ikuti Jejak Ibrahimovic Setelah Kembali Ke Turin


Higuain Ikuti Jejak Ibrahimovic Setelah Kembali Ke Turin

Higuain Ikuti Jejak Ibrahimovic Setelah Kembali Ke Turin

Penyerang Juventus Gonzalo Higuain baru datan pada hari jumat lalu dari Argentina. Dimana untuk saat ini pemain tersebut sedang dalam masa karantina mandiri di kediamnya yang ada di Turin. Pihak Bianconerri berharap agar pemain ini bisa mengikuti jejak dari Zlatan Ibrahimovic. Mengingat sistem pengetasan yang digunakan oleh AC Milan cukup efisien.

Seperti yang diketahui apabila pemain asal Argentina tersebut baru datang. Setelah ia mendapatkan izin dari Juventus untuk datang terlambat ke Turin. Mengingat sesi pelatihan yang sudah diperbolehkan oleh pihak federasi dan pemerintahan Italia. Membuat seluruh pemain di Serie A diharapkan bisa merapat ke Italia dengan segera.

Menurut beredar kabar di media olahraga di Italia Higuain harus terlambat datang ke Turin. Akibat kondisi sang ibu yang masih sakit pada saat itu. Sehingga mengharuskan pemain berusia 33 tahun ini untuk tetap berada di Argentina lebih lama. Hal ini langsung direspon oleh pihak Juventus dan memberikan toleransi terhadap pemain mereka.

AC Milan salah satu klub yang saat ini diketahui memiliki sistem pengetesan virus corona yang cukup efisien. Mengingat banyak dari pemain mereka yang baru datang dari tempat kelahirannya masing-masing. Semisal seperti Zlatan Ibrahimovic yang sudah datang hampir sepekan ini di Italia. Pihak klub Rossonerri memberikan kesempatan sebanyak dua kali untuk melakukan pengetesan.

Juventus berharap bisa ikut menggunakan sistem pengetesan dari AC Milan untuk Higuain

Juventus sendiri saat ini tengah mencari solusi yang tepat untuk penyerang mereka tersebut. Hal ini bertujuan supaya Gonzalo Higuain bisa dengan segera mengikuti pelatihan dengan rekan-rekannya. Mengingat untuk saat ini pemain tersebut harus melakukan pelatihan mandiri di kediamnya untuk saat ini.

Selain itu pengetesan yang dilakukan oleh AC Milan bisa menjadi jalan pintas bagi Bianconerri. Dimana hal ini bisa mempersingkat dari masa karantina penyerang andalan mereka untuk saat ini. Sehingga tak menutup kemungkinan apabila sang pemain bisa dengan segera mengikuti sesi pelatihan kembali.

Pengetesan yang dilakukan sebanyak dua kali dengan jeda 48 jam. Diharapkan bisa mendapatkan hasil yang cukup maskimal nantinya. Mengingat apabila penyebaran virus corona ini cukup cepat. Membuat tenaga medis klub Juventus harus lebih berhati-hati dan sesuai tujuan yang diinginkan.

Mengingat jumlah penyebaran dari virus yang satu ini sudah turun cukup drastis di Italia dalam beberapa minggu ini.

Previous Ceferin Berikan Konsekuensi Jika Liga Tidak Diselesaikan

Next AS Roma Akan Setujui Diskon Yang Diberikan Ke Patrik Schick

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *