Fowler Kecam Pogba yang Merendahkan Souness


Fowler Kecam Pogba yang Merendahkan Souness

Fowler Kecam Pogba yang Merendahkan Souness

Robbie Fowler mengecam pernyataan Paul Pogba yang merendahkan Graeme Souness. Menurutnya, pemain Manchester United itu bisa belajar dari pengalaman Souness.

Pogba dan Souness tengah menjadi pembicaraan di dunia sepakbola usai keduanya saling melemparkan pernyataan pedas di media. Hal tersebut terkait penampilan buruk bintang timnas Prancis itu selama berseragam MU.

Saling kritik

Souness mengkritik Pogba lantaran performanya yang kurang moncer sejak mendarat di Old Trafford. Tidak hanya itu, legenda Liverpool tersebut juga mencela gaya hidup eks Juventus itu di luar lapangan, mulai dari gaya rambut hingga pakaiannya.

Pogba pun balik menyerang kritikan yang dilontarkan Souness. Pria 66 tahun itu disebut Pogba kurang ngetop saat masih menjadi pemain, meski dulu Souness juga berposisi yang sama dengan juara Piala Dunia 2018 tersebut yakni sebagai gelandang.

Tak sedikit yang mempertanyakan balasan Pogba tersebut, mengingat Souness merupakan salah satu pemain top Liverpool pada era kejayaan mereka di awal 1980-an. Ia pernah membawa The Reds meraih lima gelar Liga Inggris dan tiga Piala Champions (sekarang Liga Champions).

Fowler bela Souness

Perseteruan Pogba dan Souness turut ditanggapi legenda Liverpool lainnya, Fowler. Mantan bintang Timnas Inggris itu menegaskan jika Pogba mestinya banyak belajar dari Souness.

Menurut Fowler, Souness sudah kenyang dengan asam garam sepakbola saat masih menjadi pemain hingga pernah menduduki kursi pelatih. Ia juga menyarankan Pogba melihat kembali bagaimana dulu Liverpool meraih titel Piala Champions 1984.

‘Souness tahu permainan level elit, baik sebagai pelatih mau pun pelatih, dan dia paham seluk beluknya. Jika Pogba tertarik melihat seorang gelandang yang komplet, maka dia bisa melihat di Youtube bagaimana Graeme memimpin Liverpool pada final Piala Champions 1984 melawan Roma di markas klub Italia itu sendiri, Stadion Olimpico,’ kata Fowler, dikutip dari Mirror.

‘Souey berhadapan langsung dengan Cerezo dan Falcao malam itu, dua gelandang yang dikenang sebagai bagian dari tim terbaik yang tak pernah memenangkan Piala Dunia [Brasil 1982]. Namun, ia menjadi pria yang akhirnya sukses meraih trofi,’ Fowler menuturkan.

Previous Ulah Barcelona Bantu Bocorkan Jersey Man United Musim Depan

Next Willian:Tak Mungkin Liverpool Pikirkan Juara di Saat Krisis

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *