Dulu Salah Nangis Kalau Tidak Cetak Gol


Dulu Salah Nangis Kalau Tidak Cetak Gol

Dulu Salah Nangis Kalau Tidak Cetak Gol

Ini cerita masa muda Mohamed Salah kala di Mesir, sebelum bertualang ke Eropa. Salah, katanya suka nangis kalau tidak cetak gol.

Mohamed Salah kini adalah bintangnya Liverpool. Sejak berseragam The Reds di tahun 2017, dia bermain sebanyak 144 kali dengan catatan 91 gol.

Juara Liga Champions telah dipersembahkannya di musim 2018/2019 kemarin. Kini, Salah sedikit lagi membawa Liverpool juara Premier League.

Lika liku perjalanan Salah hingga sukses di Liverpool

Mohamed Salah menempuh jalan panjang untuk mencapai kesuksesan sekarang ini. Dia sempat terbuang di Chelsea, mengarungi Liga Italia, hingga akhirnya perkasa di Liverpool.

Dilansir Mirror, seorang teman Salah di Mesir yang bernama Eric Bekoe menceritakan masa muda Mo Salah. Eric menjelaskan, Salah dulu bermain di tim jim junior klub Mokawloon U19 di tahun 2010.

Kemudian di tahun 2012 atau saat berusia 20 tahun, Salah memulai karir perdana di Liga Mesir bersama El Mokawloon. Bermain sebanyak 44 kali, Salah mencetak 12 gol.

‘Salah begitu hebat sebagai sayap kiri. Dia bisa berlari dengan cepat dan mencetak gol, yang membedakannya dengan pemain-pemain muda saat itu,’ kata Eric.

Eric Bekoe kala itu bermain untuk klub Mesir lainnya, FC Petrojet dan bermain di posisi striker. Meski beda klub, Eric tahu tentang Mo Salah dan juga melihat perkembangannya.

Eric menceritakan hal menarik. Menurutnya, Salah kala remaja begitu berambisi ingin terus mencetak gol di tiap pertandingan. Jika gagal, Salah bisa menangis.

‘Salah terkadang menangis jika tidak bisa mencetak gol. Dia selalu ingin mencetak gol dan jadi top skor,’ kenangnya.

‘Kini, Mohamed Salah adalah pesepakbola Mesir terbaik. Para pemain muda di Mesir pun sekarang ingin menjadi seperti dirinya,’ tutup striker asal Ghana tersebut.

Menjadi mesin gol di Liverpool

Mohamed Salah saat ini menjadi salah satu bintang Liverpool yang tampaknya paling disukai penggemar. Pasalnya, pesepak bola asal Mesir itu menjadi salah satu mesin gol milik Liverpool.

Bersama Liverpool sejak Juli 2017 silam, Salah berhasil menorehkan 30 gol untuk klub berjuluk The Reds tersebut.

Sosok idola yang dermawan nan ramah

Tak hanya berhasil menjadi mesin gol Liverpool, Sang pemain asal Mesir ini dikenal dengan kedermawanan dan keramahannya.

Bahkan sang winger Liverpoll tersebut mendapatkan julukan dari penduduk Mesir, mereka melabeli Salah dengan sebutan pembawa kebahagiaan karena sosoknya yang dermawan itu.

Selain dikenal sebagai pesepak bola yang dermawan, pesonanya semakin bertambah dengan sifat ramahnya di nluar pertandingan. Hemm,, benar-benar pantas di sebut idola ya…

Previous Penggemar Man United Kesal Kena ‘Prank’ Saul Niguez

Next Potensi Keributan di Tottenham jika Mourinho Gaet Coutinho

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *