Dokter Reims Tulis Surat Sebelum Bunuh Diri, Isinya Begini!


Dokter Reims Tulis Surat Sebelum Bunuh Diri, Isinya Begini!

Dokter Reims Tulis Surat Sebelum Bunuh Diri, Isinya Begini!

Presiden Reims, Jean-Pierre Caillot mengatakan dampak  pandemi virus corona menjadi pukulan telak bagi klubnya setelah dokter tim, Bernard Gonzalez. Sang dokter dilaporkan surat kabar Prancis, Le Parisien bunuh diri setelah positif mengidap virus corona.

Sosok yang sangat dihormati

Klub Ligue 1 tersebut mengunggah penghormatan kepada dokter berusia 60 tahun tersebut, Minggu (5/4) kemarin, menggambarkan Gonzalez – yang telah menjalani isolasi mandiri bersama istrinya sejak dinyatakan positif COVID-19 – sebagai sosok yang mahir dalam bidang sains dan sastra.

Walikota Reims, Arnaud Robinet, menyebut Gonzalez sebagai korban imbas dari wabah virus corona yang terus meluas di seluruh penjuru dunia saat ini dan mengungkapkan bahwa sang mendiang dokter meninggalkan surat sebelum mengakhiri hidupnya.

‘Gonzalez sangat profesional, diakui dan dihargai oleh semua orang, kata Robinet.

‘Doa saya bersama orang tuanya, istri serta keluarganya.

Korban positif COVID-19

‘Ia adalah korban imbas dari COVID-19, karena ia telah dinyatakan positif. Saya tahu ia meninggalkan surat untuk menjelaskan sikapnya. Tapi saya tidak akan membaca isinya.

Pernyataan yang dirilis klub tidak mengungkapkan keadaan seputar wafatnya Gonzales, dengan mereka hanya memberikan penghormatan, sembari Caillot mengaku terkejut mendengar kabar duka itu.

Dalam kutipan yang dipublikasikan di laman resmi Reims, sang presiden klub mengatakan: “Kata-kata tidak bisa menggambarkan perasaan saya, saya terkejut mendengar berita tersebut.”

‘Pandemi ini memengaruhi kondisi perasaan Stade de Reims. Ia adalah sosok symbol semangat Reims dan seorang hebat dan professional dari olahraga ini yang meninggalkan kami.

Bersama Reims lebih dari 20 tahun

‘Lebih dari 20 tahun bersama kami telah dijalankan dengan profesionalisme sepenuhnya, dengan penuh semangat dan bahkan tanpa pamrih.

Prancis termasuk negara terparah yang terkena dampak virus corona, dengan angka kematian mencapai 8078 dan 92.839 kasus sejauh ini, sementara orang-orang yang sembuh menyentuh 16.183.

Isi surat sang dokter

Gonzales melakukan bunuh diri setelah menulis sebuah surat yang isinya menjelaskan bahwa alasan di balik keputusannya mengakhiri hidupnya sendiri adalah virus corona yang menginfeksinya.

Previous Eden Hazard Masih Butuh Waktu

Next Bingung Pilih Mana, Layvin Kurzawa Dilirik 3 Klub Besar

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *