Djajang Nurjaman Setuju “Ritual” Jabat Tangan Dihilangkan


Djajang Nurjaman Setuju “Ritual” Jabat Tangan Dihilangkan

Djajang Nurjaman Setuju “Ritual” Jabat Tangan Dihilangkan

Liputanbola.id –   Pelatih Barito Putera, Djajang Nurdjaman, mendukung peniadaan prosesi jabat tangan di awal pertandingan terkait pencegahan penularan virus Corona. Djajang mengatakan siap melaksanakan himbauan penyelenggara kompetisi karena hal itu adalah untuk kebaikan bersama.

“Kami menghormati apa yang telah diputuskan atas situasi yang terjadi, adalah ini usaha untuk  menghindari penyebaran virus corona. Kami akan melaksanakan apa yang telah dianjurkan oleh penyelenggara,”ujarnya,

“Mengenai dihilangkannya jabat tangan serta cipika cipiki, kita akan melakukan semua himbauan penyelanggara.”

Sedari minggu ke-2 kompetisi Liga 1 Indonesia 2020, pihak panitia sudah menghilangkan ritua jabat tangan di setiap akan dimulainya laga. Walau beberapa golongan menganggap hal itu takkan berpengaruh banyak sebab para pemain akan tetap mengalami kontak fisik di sepanjang pertandingan, tapi prosedur ini layak dilakukan demi mengedukasi masyarakat akan pentingnya mengurangi kontak fisik dengan orang lain.

PSSI juga telah mengeluarkan keputusan untuk menunda semua laga di Liga 1 dan Liga 2 setidaknya untuk dua minggu kedepan atau sampai wabah ini bisa dikendalikan. Semua pertandingan resmi dihentikan secara serempak mulai hari Senin 16 Maret 2020 nanti.

Telah tercatat ada 96 kasus positif corona di Indonesia hingga Sabtu 14 Maret 2020, disertai 5 kasus meninggal dunia. Bahkan, virus  ini juga telah menerobos ke lingkungan istana setelah Manteri Perhubungan Republik Indonesia terinfeksi COVID-19.

Previous Dejan Antonic Setuju Andai Liga 1 Dihentikan Sementara

Next Di Pekan Ke-3 Ini Barito Mengharapkan Bisa Memperoleh Poin

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *