Ditanya tentang Salah, Begini Respons Kocak Chamberlain


Ditanya tentang Salah, Begini Respons Kocak Chamberlain

Ditanya tentang Salah, Begini Respons Kocak Chamberlain

Pemain Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain ditanya apakah Mohamed Salah pemain yang egois. Responsnya kocak juga.

Respons itu diberikan Alex Oxlade-Chamberlain saat mendapat pertanyaan ‘Mo Salah tidak egois karena’ dalam sebuah sesi wawancara Football Focus BBC yang dilansir SportBible.

‘Tidak egois? Lagi bercanda? Dia tidak mengoper ke kami. Kamu gila? Tanya saja Sadio (Mane),’ ucap Chamberlain berkelakar.

Ternyata ini ceritanya

Jawaban itu merujuk pada sebuah kejadian pada bulan Agustus lalu, saat Liverpool menang 3-0 atas Burnley. Saat itu Sadio Mane kesal setelah Salah malah berusaha menggiring bola alih-alih mengopernya.

Dengan nada lebih serius, Alex Oxlade-Chamberlain kemudian menegaskan bahwa egoisnya Mohamed Salah itu logis karena nalurinya sebagai pemain depan yang berambisi menjebol gawang lawan. Toh gol Salah itu pun buat kepentingan Liverpool juga.

‘Tidak, Mo Salah tidak egois karena ia merupakan seorang pencetak gol. Ia memang harus begitu. Kami tak bisa mengharapkan dirinya terus-terusan mengoper bola ke kami dan ia pun mencetak banyak gol,’ katanya.

‘Caranya bermain membuat kami meraih kemenangan dalam pertandingan, jadi ia memang harus melakukan apa yang biasa ia lakukan. Ia bikin gol, kami menang. Aku sih senang-senang saja.’

‘Mo, lakukan apa yang kamu mau!’ tutur Alex Oxlade-Chamberlain.

Di Liverpool banyak pemain yang sering marah-marah

Gelandang Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain menyebut pemain-pemain The Reds sering marah dan kecewa sehingga hal itu jadi salah satu kunci sukses di Liga Inggris musim ini.

Oxlade-Chamberlain tanpa sungkan mengakui Liverpool memiliki banyak pemain yang tak puas dengan hasil yang didapat di lapangan.

‘Ada sejumlah pemain penting di tim yang tidak akan bahagia dengan hasil seri. Itulah lingkungan yang kami ciptakan dan terkadang terlihat aneh.’

‘Saya ingat ketika laga lawan Salzburg di Anfield. Kami keluar lapangan setelah menang 4-3 namun kalian akan mengira kami baru saja kalah bila hanya melihat kondisi ruang ganti. Suasana hening kemudian banyak pemain yang marah dan tidak gembira dengan jalannya laga,’ ucap Oxlade-Chamberlain dikutip dari Liverpool Echo.

‘Laga lawan Salzburg itu jadi salah satu contoh kekecewaan pemain Liverpool saat menang dengan permainan yang kurang memuaskan.’

Alex Oxlade-Chamberlain menjadi bintang Liverpool dalam 2 pertandingan terakhir. Alex Oxlade-Chamberlain mencegah Liverpool dari kehancuran.

Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Liga Inggris, Premier League, masih dikuasai oleh Liverpool. Liverpool masih memimpin klasemen pada pekan ke-25.

Previous Man United Bisa Saja Geser Chelsea dari Empat Besar

Next Penggemar Man United Kesal Kena ‘Prank’ Saul Niguez

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *