Dilema Liga Inggris Adanya Pemberontakan


Dilema Liga Inggris Adanya Pemberontakan

Dilema Liga Inggris Adanya Pemberontakan

Ketika Liga Inggris hendak dimulai kembali, kompetisi ini justru dilanda pemberontakan dari dalam, yakni para pemainnya sendiri. Begini ceritanya.

Menurut laporan ESPN, sejumlah pemain Liga Inggris tidak siap untuk kembali lagi ke lapangan selama pandemi Covid-19 ini belum usai. Hal itu wajar karena mereka  khawatir akan membawa pulang penyakit ke dalam rumahnya masing-masing. Pemberontakan para pemain ini memberi pukulan besar terhadap peluang dimulainya kembali kompetisi Liga Inggris dalam waktu dekat.

Laporan itu mengklaim bahwa para pemain di berbagai tim keberatan untuk kembali beraksi guna menyelesaikan musim 2019/2020 Liga Inggris yang telah tertunda selama satu setengah bulan. Ini merupakan sebagai bagian dari skema Project Restart.

Laporan itu mengutip sebuah sumber di Premier League yang menyebutkan bahwa Liga Inggris baru akan menganggap pandemi Covid-19 ini ‘serius’ ketika ada pemain yang meninggal dunia.

Tidak seperti banyak liga-liga top Eropa, Premier League belum mengumumkan apa pun tentang dimulainya kembali sesi latihan untuk para pemain.

Arsenal klub pertama yang berani

Arsenal menjadi klub pertama yang melanjutkan latihan di pusat pelatihan mereka di London Colney pada awal pekan ini.  Dengan janji The Gunners akan mematuhi peraturan jarak sosial dengan para bintang mereka berlatih secara individual.

Berikut yang dikatakan sumber itu kepada ESPN: “Banyak pemain sangat tidak nyaman untuk cepat-cepat kembali bermain. Satu-satunya cara liga akan menganggap ini serius adalah ketika seorang [pemain] di sebuah klub sepak bola meninggal. Kami akan mengenang kembali saat [dimulainya lagi kompetisi] ini dengan kesedihan di masa depan.”

Premier League harus menetapkan rencana mereka untuk menyelesaikan musim 2019/2020 dalam waktu dekat. Sebelumnya ESPN melaporkan bahwa UEFA telah menetapkan tenggat waktu 25 Mei untuk menetapkan rencana tersebut.

Didukung mentri olahraga Inggris

Yang mengejutkan, menteri olahraga Inggris mengakui bahwa ia telah melakukan kontak dengan otoritas sepak bola mengenai memulai kembali Liga Inggris ‘sesegera mungkin’.

Tapi meski pun semua orang merindukan sepakbola, sepertinya tidak aman untuk mempertimbangkan prospek ini sekarang, setidaknya sampai Premier League mengumumkan rencana mereka untuk kembali menggelar kompetisi.

Dalam laporan itu muncul kabar bahwa pemain dengan anak-anak yang masih kecil dan istrinya yang hamil khawatir tentang kemungkinan ketularan selama mereka bermain sepak bola. Ia menambahkan bahwa para pemain enggan untuk mempertimbangkan kembali bermain, terutama mengingat wabah ini sama sekali belum mereda.

ESPN melaporkan bahwa mereka belum menerima komentar dari Asosiasi Pemain Profesional Inggris (PFA) mengenai rencana mereka untuk mendukung para pemain menolak rencana untuk kembali beraksi.

Previous Jose Mourinho Merinding Saat Lihat Ruang Ganti

Next Emiliano Viviano Berpeluang Gabung Ke Lazio Musim Depan

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *