Carut Marut Liga Prancis, Dua Klub Batal Degradasi


Carut Marut Liga Prancis, Dua Klub Batal Degradasi

Carut Marut Liga Prancis, Dua Klub Batal Degradasi

Pengadilan administrasi tertinggi Prancis, pada hari Selasa kemarin menangguhkan degradasi Amiens SC dan Toulouse dari Ligue 1 setelah musim 2019-2020 dihentikan oleh operator Liga Perancis pada bulan April lalu.

Keputusan pengadilan tersebut menyatakan bahwa dewan administrasi Liga tidak dapat secara hukum memutuskan untuk menurunkan dua peringkat terakhir dari Ligue 1. Kesepakatan saat ini ditentukan oleh Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dengan memberikan batas 20 klub, sementara kesepakatan ini baru berakhir pada 30 Juni dan kesepakatan baru belum ditandatangani.

‘Karena itu hakim memerintahkan LFP bersama dengan badan-badan kompeten FFF, untuk memeriksa kembali pertanyaan format Ligue 1 untuk musim 2020-2021.’

Sementara itu, hakim ‘menyetujui berakhirnya musim dan klasemen tetapi menangguhkan degradasi’ yang berarti bahwa banding Lyon terhadap keputusan untuk mengakhiri musim Ligue 1 ditolak.

Liga dibatalkan, Klub Amiens dan Toulouse terkena dampak

LFP memutuskan dua tim terbawah Amiens dan Toulouse harus diturunkan ke divisi kedua Liga Prancis (Ligues 2). Hal ini  menyusul pengumuman perdana menteri Perancis Edouard Philippe pada 28 April untuk membatalkan semua acara sepakbola profesional hingga September.

Keputusan itu membuat kedua klub marah karena keduanya beralih ke dewan hukum untuk menemukan cara untuk tetap berada di kasta teratas Liga Prancis.

Kasus ini pada awalnya dibatalkan oleh Pengadilan Administratif Paris sebelum diserahkan ke Dewan Negara.

‘Saya merasa nilai-nilai olahraga telah menang,’ kata presiden Amiens Bernard Joannin.

‘Untuk semua karyawan, anggota pusat pelatihan, pemain profesional, ini luar biasa karena mereka adalah orang-orang dan keluarga yang takut kehilangan pekerjaan mereka. Keputusan dari Dewan Negara ini adalah benar. Sebab keputusan tersebut sudah menempatkan nilai-nilai olahraga kembali pada perhatian.’

Toulouse juga mengatakan mereka senang dengan keputusan pengadilan tersebut. LFP mengatakan dalam siaran pers bahwa permintaan Dewan Negara mengenai kemungkinan perubahan format Ligue 1 untuk musim depan akan diperhatikan.

Toulouse hanya berhasil meraih 13 poin ketika musim ditangguhkan pada pertengahan Maret. Ada 10 poin di belakang rival terdekat mereka Amiens yang berada empat poin di belakang zona aman degradasi.

PSG Juara Liga tanpa tanding

Sebelumnya Liga Prancis terpaksa menghentikan musim 2019-2020 karena pemerintah negara itu melarang semua kegiatan olahraga hingga Agustus 2020 akibat pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Saat dihentikan, Liga Prancis menyisakan 10 matchdays. Sementara sebagian klub sudah bermain 28 kali dan sebagian lain baru 27 kali.

LFP sebagai operator Ligue 1 (nama resmi divisi satu Liga Prancis) pun menggunakan sistem indeks performa. Yang menimbang poin per laga dengan hasil head to head atau indeks poin per laga.

Hasilnya, Paris Saint-Germain (PSG) dinyatakan juara. Sedangkan Amiens dan Toulouse menjadi tim degradasi.

Previous Manchester United Sempurna Jika Ada Pemain Prancis Ini

Next Thiago Silva Jadi Rebutan Lima Klub Besar Liga Premier

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *