Cafu: Neymar Lebih Baik Daripada Messi


Cafu: Neymar Lebih Baik Daripada Messi

Cafu: Neymar Lebih Baik Daripada Messi

Cafu punya penilaian tersendiri untuk Neymar yang menjadi Juniornya di Brasil. Dia mengatakan jika Neymar punya teknik paling baik untuk melewati Messi. Namun dia juga mengatakan juga Neymar punya sifat buruk sebagai pemimpin. Di tak cocok memegang jabatan itu.

Sejak bermain di Santos, Neymar sudah mencuri banyak perhatian. Kemudian saat pindah ke Barcelona kemudian ke PSG, pemain ini tampil sangat baik. Dikatakan dia bisa bermain cukup konsisten dimanapun dia berada. Bahkan jika itu pertama kali dia bermain di sana.

Sejauh musim ini berjalan, Neymar juga menjadi salah satu ujung tombak dari PSG. Mantan pemain Santos ini berhasil membuat 18 gol dan juga 10 assist hanya dari 10 laga saja. Melihat performa Neymar yang sedemikian rupa, dia dinilai masih belum sepadan dengan Messi dan Ronaldo.

Cafu Memilih Neymar Daripada Messi dan Ronaldo

Tapi yang jelas, pendapat kebanyakan orang itu disangkal tegas oleh Cafu. Dia menilai jika Neymar malah lebih baik dari kedua pemain itu jika bicara sola teknik. Itu juga sudah terlihat jelas dalam beberapa kali penampilannya ketika laga berlangsung.

Saya percaya jika dilihat secara teknik, Neymar adalah rajanya. Dia pantas menjadi yang terbaik saat ini. Bahkan saya merasa jika dia lebih baik dari Messi sekalipun,” kata Cafu Fox Sport.

Saya memang penggemar Messi, dan juga suka cara dia bermain. Tapi jika melihat Neymar tampil di lapangan, itu sangat berbeda. Dia mampu memperlihatkan skil-skill yang jarang dilihat ketika laga sepak bola berlangsung. Dia bisa memberikan aksi yang membuat banyak orang terkesan.”

Tak Cocok Menjabat Sebagai Kapten

Akan tetapi Cafu juga memberitahukan beberapa kelemahan dari Neymar. Dia menilai jika Neymar tidak pantas menjadi seorang kapten. Padahal sudah beberapa kali mantan pemain Barcelona itu ditunjuk sebagai kapten dari Timnas Brasil.

Sekarang jika melihat Timnas Brasil, di sana Anda tidak akan menemukan kapten yang pantas. Bahkan pemain lain juga terkesan diam saja mengikuti apa yang sudah ada. Tidak ada yang mengingatkan satu sama lain. Ini sungguh berbeda ketika saat saya dulu berada di sana,” tambahnya.

“Neymar juga bukan pemain yang cocok untuk jabatan itu. Saya percaya Neymar pemain terbaik, tapi untuk kapten, itu bukan menjadi kepribadiannya. Dia masih harus banyak belajar dan harus bisa mengendalikan emosinya di lapangan,” tutup Cafu.

Previous Eto’o Sebut Mourinho Pelatih Terbaik Sepanjang Masa

Next Gabriel Jesus Sepertinya Bakal Hengkang Ke Italia

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *