Bos Premier League: Fans Bisa Nonton di Stadion Musim Depan


Bos Premier League: Fans Bisa Nonton di Stadion Musim Depan

Bos Premier League: Fans Bisa Nonton di Stadion Musim Depan

Premier League akan bergulir lagi tanpa kehadiran fans. Meski demikian, kondisi diyakini bakal membaik musim depan dan penonton bisa ke stadion lagi.

Liga tanpa penonton

Premier League sudah disetop sejak 12 Maret karena pandemi virus corona. Setelah dua bulan lebih, kompetisi akhirnya dihelat lagi pada 17 Juni jika kondisinya sudah aman.

Protokol ketat kesehatan pun sudah disusun oleh pemerintah yang bekerjasama dengan Premier League dan klub-klub. Meski demikian, pertandingan akan dihelat tanpa penonton demi menekan angka penyebaran covid-19.

Antara keamanan kesehatan dengan kondisi ekonomi

Meski liga bisa berjalan, laga tanpa penonton akan mengurangi atmosfer pertandingan dan kemungkinan pemain akan menurun semangatnya saat bertanding. Sementara itu, dari sisi ekonomi, klub tidak akan dapat pemasukan karena tidak ada penjualan tiket.

Kondisi tentu tidak bisa bertahan lama karena penjualan tiket dan merchandise menyumbang cukup banyak untuk pemasukan klub-klub Premier League. Apalagi beberapa waktu lalu muncul wacana laga di Premier League akan tertutup minimal 6-12 bulan ke depan.

Terkait hal tersebut, bos Premier League Richard Masters berharap kondisi ini tidak akan bertahan lama. Masters bahkan yakin fans bisa saja balik menonton ke stadion musim depan.

‘Tidak ada yang tahu kapan pertandingan tanpa fans akan berakhir dan sudah tepat kok kalau kami punya rencana untuk memulai itu (laga dengan penonton). Tapi Premier League dan klub-klub yakin fans akan kembali menonton di stadion musim depan dan itu bisa terjadi secara bertahap,’ ujar Masters seperti dikutip Sky Sports.

‘Semoga saja ini bisa jadi pemicu semangat mereka dan kami sedang mengupayakannya saat ini,’ sambungnya.

New Normal akan terjadi seiring Liga Bergulir

New Normal akan terjadi ketika Premier League musim ini kembali bergulir. Mengacu kabar dari Telegraph, Premier League bakal melarang para pemain melakukan selebrasi tim, meludah, berbagi air minum, hingga bertukar baju usai pertandingan.

Dalam protokol Project Restart, ada kemungkinan larangan-larangan ini tak hanya berlaku pada musim ini. Bisa saja, keputusan ini berlaku hingga 12 bulan ke depan.

Semua ini merupakan cara Premier League melindungi pemain dari virus corona. Di Britania Raya, telah terkonfirmasi 201 ribu kasus virus corona dan 30 ribu pasien dinyatakan meninggal dunia.

Selain larangan selebrasi tim, meludah, berbagi air minum, hingga bertukar baju usai laga, para pemain juga diwajibkan pihak Premier League melakukan tes medis dua kali dalam sepekan.

Previous Leicester Gempar! Brendan Rodgers Merasa Tersiksa. Ada apa?

Next Duh, Lingard Akui Sempat Tidak Fokus Bermain

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *