Beratnya Menjadi Pemain Muda Di Barcelona


Beratnya Menjadi Pemain Muda Di Barcelona

Beratnya Menjadi Pemain Muda Di Barcelona

Sebagai salah satu pemain muda di Barcelona, Gerard Deulofeu mengatakan sungguh sangat berat. Dia mengatakan jika menjadi pemain di Barca harus siap menanggung beban karena selalu dikaitkan dengan pemain senior. Mereka selalu akan disebut menjadi penerus Messi, Xavi, atau Iniesta. Hal ini tentunya menjadi beban mental dan tidak bisa memenuhi ekspektasi, mereka akan mendapatkan cemoohan dari para fans.

Seperti yang sudah kita tahu, Akademi La Masia memang sudah sangat terkenal dan juga diakui di dunia sepak bola. Dari akademi ini, Blaugrana selalu mencetuskan pemain-pemain muda berbakat dan namanya menjadi terkenal setelah beberapa tahun kemudian.

Siapa yang tidak kenal Lionel Messi, Xavi Hernandez, Carles Puyol, Andres Iniesta, Dan Sergio Busquets. Semua pemain itu adalah jebolan asli dari akademi La Masia. Bahkan Pep Guardiola juga merupakan salah satu jebolan dari akademi Barca ini.

Namun bukan saja menjadi pemain hebat, namun ada kalanya bakat-bakat di La Masia bisa dikatakan gagal. Lihatlah Bojan Krkic, Marc Muniesa, Giovani Dos Santos hingga Deulofeu. Mereka semua ini pemain hebat, namun ternyata mereka semua di anggap gagal di akademi La Masia. Mereka pada awalnya bisa tampil sangat bagus, namun lama kelamaan mereka tidak bisa memenuhi ekspektasi para fans. Tak pelak mereka pada akhirnya harus hengkang dari Camp Nou dan bergabung dengan klub lain.

Tekanan Dari Semua Orang

Gerard Deulofeu yang kini membela Watford tentu tahu rasanya seperti itu. Dia mengatakan jika pemain muda yang terlalu mendapat tekanan, hasilnya memang tidak bagus. Dan ini sudah banyak di buktikan dan juga sudah banyak orang tahu. Namun jika mereka mampu menahan tekanan itu, tentu hasilnya pasti akan sangat bagus dan juga membuat bahagia para fans.

Anda mungkin tahu menjadi pemain Barcelona akan selalu menjadi mimpi banyak pemain muda. Tapi pernahkan Anda berfikir bagaimana tekanan yang kami rasakan? Kami hampir setiap kali bertemu fans selalu disamakan dengan para senior dan juga legenda klub. Rasanya sungguh berat, dan acap kali ini berpengaruh dalam performa di lapangan,” ujar Gerard Deulofeu ke Sports.

Sekarang Lebih Nyaman

Kami sebenarnya tidak bisa menyalahkan mereka, namun itu terkadang sangat berlebihan. Kami harus memperlihatkan performa yang maksimal di setiap pertandingan. Jika tidak bisa, kami harus siap-siap menerima kritikan dari berbagai pihak. Ini terjadi ketika di lapangan dan juga di luar lapangan.”

Gerard Deulofeu sendiri sekarang sudah tidak lagi di Barcelona. Sekarang dia sudah cukup bahagia Watford dan siap memberikan yang terbaik di sana. Dia merasa di Premier League bisa menemukan kenyamanan bermain dan juga bisa menikmati setiap laga dengan baik.

Previous Gaston Ramirez Belum Lakukan Negoisasi Baru Akan Kontraknya

Next Dortmund Vs Schalke: Tuan Rumah Tanpa Kekuatan Penuh

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *