Benarkah Ozil ‘Ditendang’ Adidas?


Benarkah Ozil ‘Ditendang’ Adidas?

Benarkah Ozil ‘Ditendang’ Adidas?

Ada kabar tak sedap terkait Mesut Ozil dan Adidas. Benarkah masalah citra membuat gelandang Arsenal itu diputus kontrak oleh raksasa apparel tersebut?

Laporan dari Jerman pada Rabu (3/6/2020) mengabarkan bahwa Adidas tidak akan melanjutkan bekerja sama dengan Ozil, setelah 7,5 tahun bersama. Ada beberapa isu yang dikabarkan membuat kontrak senilai 22 juta paun Ozil tidak diperpanjang.

Rumor yang belum jelas

Selain krisis keuangan akibat corona, Adidas berhenti bekerja sama dengan Ozil karena citra sang pemain. Pemain berdarah Jerman-Turki itu sebelumya kerap menjadi sorotan karena sikapnya di luar lapangan.

Pertama, hubungannya dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, membuat pemerintah dan federasi sepakbola Jerman sempat marah. Kemudian, Ozil juga lantang menyuarakan dukungannya untuk Muslim Uighur, yang membuatnya dikecam habis-habisan di China.

Bantahan pihak Ozil

Agen Ozil, Dr. Erkut Sogut, membantah kontrak kliennya dengan Adidas akan berakhir karena masalah citra. Ozil diklaim tidak akan lanjut dengan Adidas, karena ingin membesarkan brand-nya sendiri, yakni M10.

‘Dia bisa saja menandatangani kontrak yang lain. Tidak ada yang memiliki jangkauan seperti yang dimilikinya di Premier League, sehingga Anda bisa membayangkan daya tarik seperti apa yang dia miliki untuk banyak merek,’ kata Sogut kepada ESPN.

‘Adidas tahu, dia mengenalkan barangnya sendiri. Dia melakukannya di Twitter akhir-akhir ini, sehingga sekarang saatnya membangun mereknya sendiri saat dia masih aktif bermain.’

‘Itu hal yang unik di sepakbola. Beberapa pemain biasanya mencapai akhir kariernya, baru kemudian membangun sebuah merek. Tetapi, kami pikir itu terlambat. Sebagai contoh, beberapa tahun lalu, kami menguji dengan menjual topi, t-shirt, dan barang lain dalam level yang sangat kecil, semuanya terjual habis dalam satu jam,’ jelasnya.

Sogut menjelaskan, isu kontrak Ozil dengan Adidas tidak seperti yang beredar. Sekali lagi ia menegaskan, eks Schalke 04, Werder Bremen, dan Real Madrid itu ingin membesarkan mereknya sendiri, M10.

‘Ceritanya terkesan satu pihak tidak menginginkan pihak yang lain lagi. Itu tidak benar. Mesut ingin mempromosikan mereknya sendiri,’ jelasnya.

‘Sekarang, ketika kontraknya habis, semuanya siap melakukannya. Bahkan membangun M10 dengan merek lain juga jika dia mau,’ tutur sang agen.

Tim Esport Ozil gunakan divisi game FIFA

Pesepakbola Jerman keturunan Turki ini menghadirkan divisi game FIFA sebagai cabang utama. Kehadiran tim FIFA milik Ozil ditandai dengan perkenalan anggota tim.

Dikutip dari berbagai sumber, roster yang akan memperkuat tim Esports Mesut Ozil adalah Fatih Ustun. Siapakah dia?

Fatih Ustun adalah pemain FIFA profesional yang sudah memiliki prestasi mendunia. Walau masih berumur 19 tahun, Ustun telah memenangkan FIFA Club World Cup!

Langkah Ozil membuat tim Esports sendiri membuktikan bahwa Esports sudah sangat berkembang. Namun sebelum Ozil, sudah ada pesepakbola lainnya yang memiliki tim Esports sendiri yaitu Christian Fuchs, yang juga terjun di divisi game FIFA.

Previous Marcos Rojo, Betah di Estudiantes enggan pulang ke MU

Next Ucapan Lebaran Berbahasa Indonesia dari Mesut Ozil

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *