Arsenal, Chelsea Dan Spurs Berbalik Ikut Pemberontakan


Arsenal, Chelsea Dan Spurs Berbalik Ikut Pemberontakan

Arsenal, Chelsea Dan Spurs Berbalik Ikut Pemberontakan

Arsenal beserta Chelsea dan Tottenham Hotspur berbalik ikut kelompok pemberontakan klub-klub kecil Liga Inggris.

Arsenal sebelumnya dikabarkan tidak mau meminjam pemain Real Madrid lagi. Saat membahas kelanjutan musim Liga Inggris, mereka kini bersama Tottenham Hotspur dan Chelsea malah berubah pikiran menentang laga dilaksanakan di stadion netral.

Masih ingat jika sebelumnya rencana laga di tempat netral habis-habisan ditentang kubu Brighton, Aston villa dan Watford. Tidak terlalu diperhatikan, kini mereka dapat bala bantuan dari 3 klub besar sekaligus.

The Telegraph dan the Mail melaporkan jika kubu the Gunners beserta Spurs dan the Blues kini sependapat dengan kubu pemberontak. Dari setuju, kini mereka bertiga berbalik menentang ide menjalankan pertandingan di stadion netral.

Lebih dari 8 klub dari 20 klub yang ikut rapat melalui sambungan video online menentang rencana memainkan semua 92 pertandingan di 10 venue netral. Hal ini memaksa pihak Liga Inggris untuk membahas masalah yang sama lagi dengan pemerintah dan pihak kepolisian Inggris.

Arsenal dan kubu pemberontak meragukan alasan menghindari massa fans

Jika the Mail melaporkan 8 dari klub menentang rencana tersebut, the Times melaporkan 12 klub akan mem-veto proposal tersebut. Kini deretan klub pemberontak adalah Brighton, Watford, Aston Villa, West Ham United, Norwich City, Bournemouth, Chelsea, the Gunners, Tottenham Hotspur, Leicester City, Newcastle United dan Everton.

Hal ini jelas menggerus jumlah klub pendukung laga digelar di tempat netral. Kini deretan klub pendukung proposal tersebut adalah Liverpool, Manchester City, Manchester United, Wolves, Sheffield United, Burnley dan Crystal Palace.

Beberapa alasan keberatan untuk pindah ke tempat netral itu adalah karena masalah integritas olahraga, keraguan atas klaim tempat netral akan menghalangi para fans berkumpul di luar stadion saat pertandingan dan karena alasan kerugian komersial. Jika buntu, peluang pengambilan suara terbanyak berpotensi terjadi.

Rencana sebelumnya Liga Inggris akan dilanjutkan di Australia

Rencananya Liga Inggris akan menerbangkan ke-20 tim ke Australia dan bisa memilih hotel yang diinginkan sendiri di kota Perth dan sekitarnya.

Pertandingan akan diselenggarakan secara tertutup, meskipun mungkin hanya ada sedikit penggemar Liga Inggris di sana.

Laga akan disiarkan di televisi, namun akan mengikuti waktu di Inggris.

Tes Covid-19 juga mungkin tidak akan sering diterapkan pada seluruh pemain dan staf klub jika bertandingan di Perth.

Tidak seperti rencana mengadakan tes sebanyak dua kali dalam seminggu jika kompetisi dilanjutkan di Inggris.

Stadion Optus, Perth Oval, WACA, dan Joondalup Arena, adalah tempat yang berpotensi untuk menyelenggarakan pertandingan.

Previous Arsenal Tidak Mau Meminjam Pemain Real Madrid Lagi

Next Conte: John Terry Banyak Membantu Saat Latih Chelsea

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *