Angel Di Maria Pusing, Komentar Istrinya Dibalas Manchester


Angel Di Maria Pusing, Komentar Istrinya Dibalas Manchester

Angel Di Maria Pusing, Komentar Istrinya Dibalas Manchester

Angel Di Maria masih terdiam setelah komentar istrinya soal hidup di klub Liga Inggris Manchester United dapat balasan.

Curhatan Istri Angle Di Maria saat di Kota Manchester

Angel Di Maria sebelumnya masuk penawaran PSG untuk datangkan Paul Pogba. Kini ia menjadi sorotan setelah istri pemain Paris Saint-Germain itu mencibir masa kehidupan mereka di kota Manchester saat sang pemain masih berseragam Manchester United. Ia nekat menyebut pengalaman mereka sebagai pengalaman “mengerikan”. Tidak sampai disitu, ia juga  mengkritik budaya mereka yang ia nilai warga perempuannya memiliki kebiasaan “aneh” serta kurus-kurus dan bahkan makanan yang “menjijikkan”.

Jorgelina Cardoso mengatakan kepada Los Angeles de la Manana jika semua hal di kota Inggris tersebut sangat mengerikan dan tidak layak. Komentarnya karuan menambah panas hubungan Di Maria dengan suporter Setan Merah sejak masa baktinya di Old Trafford yang tidak mengesankan.

ESPN lantas menghubungi kantor Walikota Manchester, Andy Burnham, untuk memberikan komentarnya atas kalimat pedas istri Di Maria. Sacha Lord, penasihat ekonomi Manchester dan salah satu sekutu politik Burnham yang lantas memberikan balasan atas komentar Cardoso.

Angle Di Maria dan istrinya dikritik balik kota Manchester

Sascha dengan sedikit menyindir mengaku setuju soal periode yang cukup menyedihkan di kotanya. Di Maria dibeli dengan harga mahal hanya untuk dijual setahun kemudian dengan harga murah. Hal itu ia nilai sebagai salah satu transfer gagal terbesar dalam sejarah The Red Devils.

Sementara soal makanan di kota Manchester, Sasha menegaskan jika mereka memiliki banyak restoran yang luar biasa di seluruh wilayah kotanya. Ia dengan kalimat perumpamaan menilai istri Di Maria hanya tidak bisa merasakan makanan enak saja akibat begitu pahit dirinya.

Soal budaya kota Manchester, pada saat Sascha berpikir tentang kotanya, di kepalanya langsung muncul sejarah revolusi industri, Pembantaian Peterloo, komputer, pembelahan atom, tekstil, kanal, kereta api, sepak bola, musik dan lain-lain. Kotanya kaya akan banyak hal.

Sementara istri Di Maria ia nilai sudah terlalu lama ‘menjadi boneka’ dan akan lebih baik jika saat itu dirinya berani keluar dari sangkarnya yang mewah untuk menjelajahi kota Manchester. Meski geram, namun Sascha tetap berharap Di Maria dan istrinya mendapatkan segala hal yang baik selama masa lockdown mereka dan menggunakan waktunya yang berharga dengan membersihkan debu di semua tas mahal mereka.

Previous Klub Liga Inggris Ini Bakal Segera Punya Bek Baru

Next Ketika Mourinho Sindir Arbeloa

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *