Ancaman Gangguan Mental Pemain Liga Inggris


Ancaman Gangguan Mental Pemain Liga Inggris

Ancaman Gangguan Mental Pemain Liga Inggris

Liga Inggris dapat peringatan serius soal gangguan kejiwaan para pemain jika musim tetap maju terus di masa pandemi virus corona.

Liga Inggris dan Manchester United beberapa menit yang lalu telah dibuat antusias dengan kedatangan pencetak gol muda tercepat milik Barcelona. Kini saat berfokus untuk meneruskan musim kembali, mereka dapat peringatan tidak main-main dari salah satu dokter psikologi ternama Inggris, Mark Bowden.

Bowden yakin pandemi virus corona yang saat ini masih berlangsung bisa mempengaruhi kesehatan mental para pemain gelaran Inggris jika musim tetap dilanjutkan. Mereka tidak akan bisa mengeluarkan potensi terbaiknya saat pikiran ketakutan akan kesehatan dan keselamatan diri dan keluarga mereka.

Bowden sendiri sudah lama dikenal sebagai konsultan kejiwaan bagi beberapa pemain terkenal di negara tersebut. Ia mengkritik rapat Liga dengan perwakilan klub peserta, karena tidak mempertimbangkan pendapat para pemain yang tengah ketakutan.

Bowden mengerti jika gelaran sepak bola itu bisa menaikkan moril masyarakat Inggris yang sudah berbulan-bulan hidup dalam masa lockdown yang membosankan. Meski berdampak baik, namun ia mengingatkan semua pihak harus berhati-hati akan apa yang mereka harapkan.

Liga Inggris Perlu Perhatikan Kesehatan Mental Para Pemain

Para pemain yang dibayar mahal tidak bisa lari dari kewajiban bertanding, meski mereka sadar akan menghadapi ancaman tertular virus corona. Hal itu Bowden nilai sangat berbahaya bagi kesehatan mental mereka.

Bowden mendukung ucapan pemain Manchester City Sergio Aguero yang peduli pada semua kompatriot di gelaran tersebut yang terancam kesehatannya. Para pemain bujangan tidak memiliki resiko ketakutan sebesar yang dirasakan oleh para pemain yang sudah memiliki istri dan anak.

Bowden merasa para pemain merasa tidak diperlakukan secara manusiawi hanya demi keuntungan klub dan Liga. Ia menilai para pemain tidak akan memperlihatkan performa terbaik mereka, terlebih dengan bermain di stadion yang kosong melompong.

Bowden juga mengkritisi rencana para pemain akan tinggal di hotel sepanjang sisa musim, jauh dari keluarga mereka. Rasa kangen pada keluarga ditambah jadwal pertandingan ketat hanya akan membuat mereka frustrasi.

MU Telah Siapkan Solusi Untuk Masalah Ini

Asisten manajer Manchester United (MU), Michael Carrick mengatakan timnya memprioritaskan faktor mental pemain jelang bergulirnya lagi Liga Inggris usai pandemi virus corona. Carrick menilai, aspek itu tidak kalah penting daripada aspek fisik.

“Utamanya, kita berbicara soal kembali bugar dan bisa bermain. Tetapi ini juga soal apakah mereka sehat secara psikologis,” kata Carrick seperti dilansir Sportskeeda.

Carrick menambahkan, MU telah menyiapkan strategi latihan bagi para pemain jika kompetisi bergulir lagi. Salah satunya adalah dengan tidak langsung menerapkan latihan intens.

“Kami sadar tidak terlalu intens dengan mereka pada awalnya, tetapi meningkatkan secara perlahan. Seperti pekan ini misalnya, mereka melakukan sesi latihan wajib,” kata Carrick.

Previous Manajer Setan Merah Nantikan Duet Maut Fernandes & Pogba

Next Warisan Rijkaard Yang Membuat Tugas Guardiola Lancar

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *